Metropolitan

Pemprov DKI Perkuat Gerakan Pilah Sampah dari Sumber pada HUT ke 499 Kota Jakarta

Oleh: Desi Kris
Ilustrasi. Pilah Sampah (Sumber: Generative AI)

AYOJAKARTA.COM - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup terus memperkuat upaya pengelolaan sampah berkelanjutan melalui Gerakan Pilah Sampah dari Sumber dalam rangka peringatan HUT ke 499 Kota Jakarta.

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov DKI untuk menciptakan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan menjelang usia lima abad Jakarta.

Gerakan pilah sampah dari sumber dinilai menjadi kunci dalam mengurangi volume sampah yang berakhir di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) serta meningkatkan efektivitas proses daur ulang.

Karena itu, Dinas LH terus mengajak masyarakat untuk membiasakan pemisahan sampah sejak dari rumah tangga, perkantoran, sekolah, hingga kawasan usaha.

Langkah ini dilakukan agar sampah organik dan anorganik dapat lebih mudah diolah serta dimanfaatkan kembali dan membangun tata kelola sampah yang lebih baik.

"Gerakan pilah sampah harus menjadi budaya warga Jakarta. Sampah organik dan anorganik harus dikelola dengan prinsip reduce, reuse, dan recycle agar memiliki nilai manfaat," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Di sejumlah wilayah, yakni Rorotan, Cilincing, dan Jakarta Barat, gerakan ini mulai berjalan melalui pengolahan sampah organik menjadi maggot, pakan ikan, hingga pupuk.

Pengelolaan sampah tidak bisa hanya bergantung pada pla lama angkut dan buang.

Kini sampah perlu dipilah dan diolah sejak dari sumber agar tidak terus bertumpu pada penanganan di hilir, terlebih praktik open dumping kini sudah tidak diperbolehkan.

DLH DKI Jakarta pun mengajak seluruh warga mengambil bagian dalam perubahan sederhana ini untuk mengurangi beban sampah Jakarta dari sumbernya.

Aksi ini juga diperkuat dengan Instruksi Gubernur Nomor 5 Tahun 2026 tentang Pemilahan dan Pengelolaan Sampah dari Sumber.

Dari hasil pengelolaan sampah ini, sejumlah RT dan RW telah menjalankan praktik seperti budidaya manggot dan diolah jadi pupuk.

Bahkan, Menko Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengusulkan bahwa langkah nyata persoalan sampah di Jakarta ini bisa dicontoh oleh daerah lain di Indonesia.

"Jadi apa yang dilakukan Gubernur DKI, nggak usah mikir lagi, minta pemerintah daerah lain tiru aja sehingga bisa cepat dilakukan," kata Zulkifli.***

Reporter Desi Kris
Editor Desi Kris