Satu Biopori Jumbo untuk 2 Rumah, Langkah DLH DKI Jakarta untuk Pengolahan Sampah Organik dari Sumber di Lingkungan Warga

Satu Biopori Jumbo untuk 2 Rumah, Upaya Atasi Sampah Organik. (Sumber: Instagram @dinaslhdki)
Satu Biopori Jumbo untuk 2 Rumah, Upaya Atasi Sampah Organik. (Sumber: Instagram @dinaslhdki)

AYOJAKARTA.COM - Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta terus memperkuat upaya pengelolaan sampah dari sumbernya melalui berbagai program berbasis masyarakat.

Salah satu langkah yang kini didorong adalah pemanfaatan biopori jumbo sebagai sarana pengolahan sampah organik di lingkungan permukiman warga.

Program ini menjadi bagian dari strategi Pemprov DKI Jakarta untuk mengurangi volume sampah yang dikirim ke tempat pengolahan dan pemrosesan akhir.

Melalui pendekatan tersebut, sampah organik yang dihasilkan rumah tangga dapat dikelola langsung di lingkungan tempat tinggal sebelum bercampur dengan jenis sampah lainnya.

"Melalui kolaborasi warga, sampah organik rumah tangga dapat dikelola lebih dekat dari sumbernya, sehingga membantu mengurangi beban sampah yang dikirim ke tempat pemrosesan akhir," ujar Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Langkah ini menjadi bagian dari penguatan sistem pengelolaan sampah Jakarta agar semakin terintegrasi dari tingkat lingkungan hingga fasilitas pengolahan skala kota.

Berbeda dengan biopori pada umumnya, biopori jumbo ini dirancang untuk melayani sekitar dua rumah sekaligus.

Dengan kapasitas yang lebih besar, sampah organik dapat diolah lebih dekat dari sumbernya.

Target Pengolahan Sekitar Tiga Bulan

Proses pengolahan pada biopori ini diperkirakan berlangsung sekitar tiga bulan.

Namun, dengan penyempurnaan yang dilakukan, proses tersebut berpotensi berlangsung lebih cepat sehingga manfaatnya bisa dirasakan warga lebih awal.

DLH DKI Jakarta mengatakan bahwa Ingub Nomor 5 Tahun 2026 tentang Gerakan Pemilahan dan Pengolahan Sampah dari Sumber menjai dasar penguatan pemilahan dan pengolahan sampah di Jakarta.

Melalui gerakan ini, warga didorong untuk memilah sampah dari rumah dan mengolahnya sesuai dengan jenis sampah, termasuk sampah organik melalui biopori jumbo.

Bagian dari Sistem Pengelolaan Sampah Jakarta

Penanganan sampah dilakukan melalui berbagai pendekatan yang saling melengkapi.

Mulai dari pengolahan sampah di sumber, fasilitas pengolahan sampah menjadi energi, hingga fasilitas pengolahan dan pemrosesan sampah lainnya.

Jika seluruh sistem berjalan optimal, sekitar 9.000 ton sampah per hari yang dihasilkan Jakarta ditargetkan dapat tertangani melalui berbagai fasilitas dan pendekatan pengelolaan sampah.

"Penanganan sampah bagi Pemerintah DKI Jakarta tidak dilakukan setengah hati. Kami secara sungguh-sungguh melakukan itu," tegas Pram.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# sampah organik
# biopori

Berita Terkait

News Update

News

PNM Green Impact Perkuat Pelestarian Pesisir Lewat Penanaman 22.000 Pohon Mangrove

PNM menanam 22.000 pohon mangrove di 18 kawasan pesisir Indonesia untuk menjaga lingkungan dan memperkuat ekonomi masyarakat.

Nasional

Menelusuri Sosok Don Ritto dan Hubungannya dengan Febrie Adriansyah

Don Ritto diduga jadi pengelola 20 perusahaan dan aset TPPU milik mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Pihak Don Ritto membantah keterkaitan aset Rp60 miliar dan bersiap mengajukan praperadilan.

Nasional

Daftar Perusahaan yang Diduga Terhubung dengan Febrie Adriansyah dan Don Ritto

Polisi memetakan 20 perusahaan yang terhubung dengan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah dan Don Ritto, termasuk PT Hutama Indo Tara dan PT Tribhakti Inspektama dalam skandal pasokan batu bara.

Bisnis

LinkUMKM BRI Bantu Sahate Perluas Pasar, Produk Kini Bidik Denmark dan Hong Kong

Sahate, UMKM camilan sehat asal Bandung, berkembang bersama LinkUMKM BRI hingga membuka peluang ekspor ke Denmark dan Hong Kong.

Nasional

Apa Saja Kasus Korupsi yang Menjerat Febrie Adriansyah Saat Ini?

Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah ditahan di Rutan KPK atas kasus korupsi Asabri, Krakatau Steel, & PLTU. Meski merasa dikriminalisasi, penahanannya didukung pakar demi cegah intervensi.

Nasional

BRI Peduli Perluas Program Grow & Green, 24.000 Mangrove Ditanam di Karawang

BRI Peduli menanam 24.000 pohon mangrove di Karawang pada Hari Mangrove Sedunia untuk cegah abrasi dan dukung ESG.

Nasional

Penjaga Rumah Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Dikabarkan Meninggal Dunia, Apa Penyebabnya?

Penjaga rumah mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, Sutrimo, meninggal secara misterius pada 23 Juli 2026. Berbusa di mulut dan hidung, kematian ini diselidiki Polda Metro Jaya di tengah kasus Febrie.

Sehat

Terinspirasi Paru-Paru Manusia, MIT Ciptakan Hydrogel "Bernapas" untuk Monitoring Kesehatan Jantung

Tim insinyur MIT mengembangkan hydrogel "bernapas" berstruktur paru-paru. Material ini tahan 10 hari, cegah iritasi dan panas, serta jaga sinyal sensor kesehatan (ECG) tetap akurat walau berkeringat.

Nasional

PNM Mekaar Jadi Jalan Bangkit Utari, Kini Usaha Tas Souvenir Serap Empat Penjahit

Utari bangkit bersama PNM Mekaar dari pinjaman Rp2 juta hingga menjadi pengusaha tas souvenir yang membuka lapangan kerja.

Bodetabek

Banten Jadi Provinsi Kualitas Udara Terburuk di Indonesia, Disusul DKI Jakarta!

Banten dan Jakarta berudara terburuk di Indonesia akibat El Nino. Selain merugikan lingkungan, paparan polutan halus PM2.5 dan PM0.1 jangka panjang berisiko memicu Parkinson dan merusak sel otak.

Gadget

Bisa Jepret Objek Otomatis, Intip Kecanggihan Kamera AI dan Harga Samsung Galaxy Z Fold 8 Series di Indonesia

Samsung merilis Z Fold 8 (201g, seukuran paspor) berlayar 7,6 inci. Berchipset Snapdragon 8 Elite Gen 5, baterai Silicon Carbon 4.800 mAh, serta kamera AI My F Cam 50 MP, dibanderol Rp21,5 juta.

Gadget

5 Rekomendasi HP dengan Harga di Bawah Rp7 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi HP Rp5-7 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: iQOO 15R (performa gahar), Samsung A57 (update 6 tahun), Motorola Edge 60 Pro (kamera lengkap), OPPO Reno 13 5G, & Infinix GT 50 Pro.

Nasional

Jangan Keliru, Aktivasi Rekening PIP dan Pencairan Dana Punya Tahapan Berbeda

Video viral di Lubuk Pakam mengingatkan pentingnya memahami prosedur aktivasi rekening PIP sebelum mendatangi bank penyalur.

Jakarta Utara

Penyalahgunaan Visa! 10 WN China Terciduk Jadi Tukang Bangunan di Penjaringan Jakarta Utara

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Jakarta Utara mengambil tindakan tegas terhadap 10 warga negara asing (WNA) asal China yang kedapatan melanggar aturan keimigrasian.

Teknologi

Catat Ya! MK Putuskan Sisa Kuota Internet Tidak Boleh Hangus, Harus Bisa Digunakan Sampai Habis

Melalui putusan terbarunya, MK memerintahkan agar sisa kuota internet yang sudah dibeli oleh konsumen harus bisa digunakan sampai habis tanpa dikenakan biaya tambahan apa pun.

Viral

Satpam dan Sopir Alphard yang Cekcok di Bundaran HI Sepakat Saling Memaafkan, Proses Hukum Tetap Jalan!

Perselisihan yang sempat viral antara seorang petugas keamanan (satpam) dengan pengemudi mobil Toyota Alphard di kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat, akhirnya berakhir damai.

Metropolitan

Langgar Lalin hingga Pelat Palsu, Terungkap Sopir Alphard Viral yang Intimidasi Satpam di Bundaran HI Anggota Polisi

Di dalam mobil Alphard tersebut tidak hanya ada Brigadir Raka, melainkan terdapat tiga anggota kepolisian dari Polda Jawa Barat.

Bisnis

Tembus Wilayah Pegunungan Toraja Utara, Mantri BRI Penuh Dedikasi Hadirkan Akses Perbankan

Dedikasi Mantri BRI bawa akses perbankan bagi masyarakat pegunungan Toraja Utara demi mendorong inklusi keuangan secara merata.

Bisnis

Bantu UMKM Oleh-Oleh Khas Demak Naik Kelas, Pemberdayaan BRI Sukses Perluas Pasar

UMKM oleh-oleh khas Demak sukses perluas pasar dan berhasil naik kelas berkat program pemberdayaan BRI yang berkesinambungan.

Metropolitan

Buntut Viral Cekcok Satpam Bundaran HI vs Arogansi Sopir Alphard: Kini Ditilang Usai Terbukti Terobos Zebra Cross HI hingga Gunakan Pelat Palsu

Ditlantas Polda Metro Jaya resmi memberikan tindakan tegas kepada pengemudi mobil Toyota Alphard yang viral karena menerobos lampu merah di zebra cross kawasan Bundaran HI, Jakarta Pusat.