AYOJAKARTA.COM - Perubahan arah politik di Pilgub Jakarta 2024 yang sangat dinamis seringkali membawa kejutan besar.
Seperti yang baru saja terjadi terkait keputusan terbaru dari Mahkamah Konstitusi (MK) yang telah mengubah syarat ambang batas pencalonan kepala daerah.
Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) seakan mendapatkan peluang untuk mengusung calon sendiri di kontestasi Pilgub Jakarta.
Lantas bagaimana dinamika ini akan berkembang?
Baca Juga: Ditinggal PKS dan NasDem, Bagaimana Nasib Anies Baswedan di Pilkada Jakarta 2024?
Siapakah calon yang akan diusung PDIP?
Beragam spekulasi dan pendapat dari banyak pihak tentang kemungkinan yang terjadi cukup mewarnai dinamika politik di Pilgub Jakarta 2024.
Apakah PDIP akan mengambil langkah berani dengan mengusung nama baru atau tetap teguh mengusung Anies Baswedan sebagai calon gubernur?
Setiap langkah yang diambil PDIP dipantau seksama, mengingat besarnya pengaruh partai ini dalam peta politik Indonesia khususnya di Jakarta.
Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto baru-baru ini memberikan sinyal tentang sikap partainya terkait Pilgub Jakarta 2024.
Hasto menyampaikan bahwa dengan keputusan MK, PDIP kini memiliki kesempatan besar mengusung calon sendiri tanpa harus berkoalisi dengan partai lain.
Dalam Pileg 2024, PDIP berhasil meraih sekitar 14 persen suara di Jakarta, jauh di atas ambang batas 7,5 persen yang ditetapkan MK.
Hal ini membuka peluang bagi PDIP untuk mengajukan calon sendiri di Pilgub Jakarta 2024.
“Suara rakyat didengarkan dan PDI perjuangan akan menyatu semakin menyatu dengan rakyat dan akan bisa ya mengajukan calon sendiri di Jakarta,” ujar Hasto Kristiyanto dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Rabu, 21 Agustus 2024.
Ia juga menyatakan bahwa PDIP saat ini tengah berdialog dengan berbagai pihak untuk memahami harapan rakyat.
“Suatu keputusan yang memberikan angin segar sehingga kami langsung berdialog untuk melihat bagaimana harapan-harapan rakyat tersebut,” imbuhnya.
Menurutnya, setiap pemimpin yang mendapatkan apresiasi dari rakyat memiliki ruang untuk dicalonkan dan inilah yang akan dicermati PDIP dalam waktu dekat.
“Ya namanya peluang kan setiap orang pemimpin yang mendapatkan apresiasi dari rakyat punya ruang untuk dicalonkan dan itulah yang akan dicermati oleh PDI Perjuangan,” tambahnya.
Terkait spekulasi yang berkembang bahwa PDIP mungkin akan mengusung Anies Baswedan, Hasto hanya memberikan jawaban singkat.
“Tunggu tanggal mainnya,” pungkas Hasto.***