Metropolitan

NIK KTP Dua Anak Anies Baswedan Beserta Adik dan Sebagian Timnya Dicatut Dukung Calon Independen Pilgub Jakarta, Juru Bicara Beri Konfirmasi

Oleh: Nadya Donna Putri Minggu 18 Agu 2024, 14:51 WIB
Juru bicara Anies Baswedan, Angga Putra Firdian.

AYOJAKARTA.COM — Baru-baru ini viral berita tentang banyaknya warga Jakarta yang Nomor Induk Kependudukannya (NIK) pada KTP dicatut untuk mendukung calon independen.

Banyak warga Jakarta yang mengecek NIK KTP mereka di situs milik KPU. Berdasarkan hasil pengecekan, ada yang aman dan ada yang tidak.

Salah satu yang mengecek NIK KTP-nya adalah Anies Baswedan. Anies Baswedan mengatakan bahwa dirinya aman, tetapi NIK milik dua anaknya, adiknya, dan sebagian anggota timnya tercatut.

Kabar tersebut telah dikonfirmasi oleh juru bicara Anies Baswedan, Angga Putra Firdian.

Baca Juga: Ramai KTP Warga Jakarta Dicatut untuk Dukung Dharma-Kun di Pilgub Jakarta, KPUD Jakarta Sebut Hanya Lakukan Verifikasi

Anies Baswedan, keluarganya, serta timnya telah mengecek keamanan NIK KTP mereka untuk Pilgub Jakarta mendatang.

Namun, berdasarkan hasil pengecekan, ternyata NIK milik dua anaknya, adiknya, dan sebagian anggota timnya tercatut untuk mendukung calon independen Pongrekun dan Kun Wardana.

Juru bicara Anies Baswedan, Angga Putra Firdian, memberikan konfirmasi terhadap kabar tersebut.

“Betul, telah terjadi pencatutan atas nama dua anak Anies Baswedan yaitu Mikail dan Kaisar serta adik kandung beliau yang namanya masuk sebagai calon pendukung independen 2024. Selain dari keluarga inti, juga ada tim yang bekerja bersama Anies,” jelasnya, dikutip dari kanal YouTube KOMPASTV, Minggu, 18 Agustus 2024.

Baca Juga: KTP Anggota Keluarga Anies Baswedan Diduga Dicatut Calon Independen, Benarkah Bagian Skenario Calon Tunggal Pilgub Jakarta?

Jubir Anies Baswedan tersebut juga menegaskan bahwa mereka tidak pernah menandatangani formulir dukungan untuk calon independen tersebut.

“Mereka tidak pernah mendapatkan permintaan dukungan dalam bentuk isi form, KTP, dan tanda tangan basah, serta tidak pernah mengalami proses verifikasi faktual dari KPU terkait dukungan untuk calon perseorangan di Pilgub DKI Jakarta 2024,” pungkasnya.***

Reporter Nadya Donna Putri
Editor Tedi Rukmana