AYOJAKARTA.COM – Gempa megathrust ternyata menjadi salah satu bencana yang telah diramalkan oleh Prabu Jayabaya.
Gempa megathrust diketahui sebagai salah satu bencana alam yang terjadi akibat aktivitas di zona subduksi yang sebagian besar diantaranya berada di selatan Pulau Jawa.
Disebutkan bahwa suatu saat nanti, gempa dahsyat akibat aktivitas zona subduksi megathrust akan terjadi dan meluluh lantahkan Pulau Jawa.
Sehubungan dengan hal tersebut, ternyata seorang pemimpin di tanah Jawa yang ada di masa lalu pernah membuat ramalan yang serupa dengan prediksi gempa megathrust.
Baca Juga: Rangkul Bharada E Saat Menangis Usai Dituntut 12 Tahun, Ternyata Ronny Talapessy Beri Pesan Ini
Prabu Jayabaya, raja kerajaan Kediri di masa lalu pernah membuat ramalan yang erat kaitannya dengan potensi gempa megathrust.
Potensi Gempa Megathrust
Sebelumnya, beberapa penelitian telah mengungkapkan bahwa gempa berkekuatan tinggi akan terjadi di Pulau Jawa dalam waktu yang belum bisa ditentukan.
Sementara itu, gempa megathrust sendiri diperkirakan sebagai gempa yang terjadi dengan rentang waktu selama 400 tahun sekali.
Potensi dari gempa megathrust sendiri disebutkan bisa terbagi menjadi dua skenario, yaitu gempa di wilayah Barat dan Timur Pulau Jawa.
Baca Juga: Kekecewaan Keluarga Brigadir J Terhadap Tuntutan 12 Tahun Penjara Richard Eliezer
Gempa megathrust berkekuatan 8.9 M diperkirakan akan terjadi di wilayah Jawa Barat.
Sedangkan gempa berkekuatan 8.8 M diperkirakan akan mengguncang wilayah Jawa Tengah dan Timur.
Di sisi lain, ada juga skenario ketika gempa megathrust terjadi dalam satu kali guncangan dengan kekuatan 9.1 Magnitudo.
Akibat dari gempa ini, diperkirakan akan terjadi gelombang tsunami hebat di selatan pesisir Pulau Jawa.
Bahkan, disebutkan bahwa gelombang tsunami tersebut bisa terjadi hingga ketinggian 20 meter di beberapa wilayah Jawa.
Ramalan Jayabaya
Sebuah ramalan dari Prabu Jayabaya terdengar sangat dekat dengan potensi gempa megathrust yang menghantui Pulau Jawa.
Dikutip AyoJakarta dari akun tiktok @awaanstory, Jayabaya ternyata sempat meramal bahwa Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua.
“Pulau Jawa akan terbelah menjadi dua adalah salah satu ramalan dari Jayabaya atau biasa disebut dengan Jangka Jayabaya,” ujar pengisi video dalam akun Tiktok itu.
Sementara itu, diketahui bahwa Prabu Jayabaya merupakan seorang raja di Kerajaan Kediri yang meramalkan hal tersebut.
“Yaitu merupakan sebuah ramalan dari Prabu Jayabaya yang merupakan raja kerajaan Kediri (1135-1159 M),” katanya.
Narator video kemudian menjelaskan tentang latar belakang dari ramalan Jayabaya yang dipercaya oleh orang-orang hingga saat ini.
“Ramalan Jayabaya dipercaya bersumber dari Kitab Musaror yang disusun pada tahun 1618 M oleh Sunan Prapen yang merupakan keturunan ke-4 dari Sunan Giri,” jelasnya.
“Walaupun dalam kitab tersebut tertulis jelas bahwa ramalan itu dari Prabu Jayabaya, 2 pujangga bernama Empu Sedah dan Empu Panuluh di dalam salah satu kitabnya Kakawin Bharatayudha,” tambahnya.
“Disebutkan bahwa mereka tidak menyebutkan sama sekali bahwa Prabu Jayabaya memiliki karya tulis,” tambahnya sekali lagi.
Di sisi lain, Jayabaya sebenarnya memiliki ratusan ramalan yang pernah ia sampaikan untuk Pulau Jawa.
Baca Juga: Isak Tangis Ibu Brigadir J Mendengar Tuntutan Putri Candrawathi: Saya Hancur, Berikan Kami Keadilan!
Salah satu ramalan dari Jayabaya adalah tentang Pulau Jawa yang akan terbelah menjadi dua.
“Nah, ramalan Jayabaya tentang pulau jawa akan terbelah menjadi dua adalah arti dari kalimat bahasa Jawa ‘Nugel Tana Jawa Kaping Pindho’,” kata pengisi video.
“Merupakan satu dari sekian ratus ramalan Prabu Jayabaya,” terangnya.***