AYOJAKARTA.COM – Selain libur nasional Tahun Baru Imlek, pemerintah secara resmi telah menetapkan adanya hari cuti bersama.
Tahun Baru Imlek 2574 Kongzili jatuh pada hari Minggu (22/1/20223), dan dilanjutkan dengan cuti bersama pada Senin (23/1/2023).
Jadi akan ada libur panjang dari Tahun Baru Imlek dan cuti bersama, hari Sabtu – Senin atau 21 – 23 Januari 2023 yang telah ditetapkan oleh pemerintah pada 11 Oktober 2022 lalu.
Libur ini tercantum dalam Surat Keputusan Bersama (SKB) Menteri Agama, Menteri Ketenagakerjaan, dan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi tentang Hari Libur Nasional dan Cuti Bersama Tahun 2023, dilansir dari SuaraBandung.id.
Selama menyambut Tahun Baru Imlek, tidak lengkap rasanya jika tidak menyajikan hidangan khas Imlek. Berikut adalah 7 makanan khas yang dihidangkan saat perayaan Imlek, dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube MASKULIN (Masakan Kuliner).
1. Bebek Panggang
Bebek panggang menjadi salah satu budaya yang dibanggakan dalam perayaann Imlek. Selain rasanya yang lezat, ternyata kehadiran bebek panggang dalam hari besar memiliki makna tertentu
Hidangan ini berasal dari Guangdong, Cina. Pada zaman dahulu bebek panggang merupakan salah satu hidangan yang disantap oleh para raja dan bangsawan.
Oleh karena itu, menghadirkan bebek panggang dalam Tahun Baru Imlek memiliki harapan agar bisa mendapat kemakmuran seperti para raja.
2. Siu Mie
Siu Mie atau disebut juga dengan mi goreng panjang, disajikan tanpa dipotong. Hidangan ini memang sengaja dibiarkan dalam bentuk yang panjang untuk membuat harapan umur yang panjang.
Ada juga warga Tionghoa yang menyebut Siu Mie sebagai Mie Panjang Umur.
3. Kue keranjang
Kue Keranjang atau kue dodol Cina melambangkan tahun baru yang lebih sejahtera pada perayaan Tahun Baru Imlek.
Tidak hanya dihidangkan saat Tahun Baru Imlek saja, Kue Keranjang juga biasanya ada pada saat sembahyang dan juga jamuan makan.
Biasanya hidangan ini disajikan dengan cara disusun di atas Kue Mangkok warna merah, atau diletakkan di nampan besar. Kue Keranjang melambangkan bahwa tuan rumah siap menerima kesejahteraan di masa mendatang.
Baca Juga: Kartu Prakerja 2023 Full Berubah, Kini Tak Mesti Nonton Video untuk Dapatkan Insentif!
4. Jeruk Santang
Jeruk Santang atau Jeruk Mandarin adalah buah khas Imlek dan merupakan hidangan wajib. Biasanya jeruk yang disajikan untuk perayaan Imlek masih memiliki tangkai berserta daunnya.
Jeruk Santang identik dengan perayaan Imlek karena melambangkan rezeki yang melimpah ruah, kemakmuran dan kesejahteraan yang akan selalu tumbuh
5. Jiaozi
Jiaozi adalah salah satu jenis dumpling yang berisi daging cincang dan sayuran, dibungkus menggunakan lembaran tepung terigu.
Penyajian hidangan ini memiliki harapan agar bisa mendatangkan rezeki dan kerukunan di dalam keluarga.
6. Ikan
Penyajian ikan dalam perayaan Imlek mempunyai cara yang unik. Karena kepala ikan harus diarahkan kepada tamu yang terhormat atau ke orang tua.
Hal tersebut memiliki arti yaitu menunjukkan rasa hormat. Anggota keluarga lain yang tidak ditunjuk kepala ikan baru boleh makan setelah orang yang ditunjuk mulai menyantap hidangan.
Kemudian 2 orang yang menghadap kepala dan ekor ikan harus minum secara bersamaan agar mendapat keebruntungan.
Baca Juga: BMKG Ungkap 8 Sesar Aktif yang Mengelilingi Indonesia, Rawan Sebabkan Gempa dan Tsunami, Mana Saja?
7. Manisan
Ada dua jenis manisan yang menjadi hidangan khas Imlek. Yang pertama adalah bola beras manis berwarna putih.
Yang kedua adalah manisan yang menggunakan tempat persegi 8 dengan 8 varian berbeda. Makanan ini memiliki makna kemakmuran.***