AYOJAKARTA.COM – Berbicara mengenai bencana gempa bumi dan tsunami sudah pasti terasa begitu menakutkan.
Namun ternyata mengenal bencana gempa bumi maupun tsunami ternyata sangat penting dan juga diperlukan.
Hal tersebut tentu saja untuk dasar pengetahuan salah satunya sebagai upaya agar mengetahui mitigasi bencana yang diperlukan jika terjadi gempa bumi maupun tsunami.
Baca Juga: 5 Hidangan Pembawa Kemakmuran Saat Perayaan Tahun Baru Imlek
Seperti yang diketahui, Indonesia merupakan kepulauan yang terletak dalam wilayah rings of fire atau cincin api.
Sehingga tak mengherankan jika Indonesia kerap mengalami gempa bumi dan juga potensi bencana alam lainnya.
Di Indonesia sendiri bencana gempa bumi yang kerap terjadi biasanya dikaitkan dengan adanya aktivitas seismik dari sesar aktif.
Salah satunya seperti gempa bumi yang terjadi di Cianjur pada November 2022 kemarin yang disebabkan adanya aktivitas seismik dari Sesar Cugenang.
Akan tetapi dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Tv One News pada (24/11/22), pihak BMKG menuturkan jika wilayah Indonesia sendiri ternyata dikelilingi beberapa sesar aktif.
Baca Juga: Benarkah Fenomena Hotel-hotel Mewah di Jakarta Dijual di Situs Jual Beli? Simak Faktanya di Sini!
Berdasarkan informasi BMKG diketahui ada 8 sesar aktif yang membentang di beberapa wilayah di Indonesia, berikut penjelasannya.
1. Sesar Semangko
Sesar mendatar ini diketahui sepanjang 1.900 km. Sesar Semangko membentang dari sisi barat Pulau Sumatera.
2. Sesar Mentawai
Sesar Mentawai adalah sesar naik memanjang. Sesar ini terletak di Kepulauan Mentawai dan membentang dari sisi utara ke selatan dengan panjang lebih lebih dari 1000 km.
3. Sesar Cimandiri
Sesar Cimandiri ini awalnya diduga menjadi penyebab gempa di Cianjur, Jawa Barat beberapa waktu lalu.
Sesar ini letaknya membentang dari Pelabuhan Ratu hingga Subang.
4. Sesar Lembang
Sesar Lembang merupakan sesar naik sepanjang 20 km. Sesar Lembang letaknya membentang dari wilayah gunung Batu Lembang hingga Padalarang.
5. Sesar Opak
Sesar Opak merupakan sesar naik yang membentang dari dataran tinggi Wonosari hingga Yogyakarta.
6. Sesar Kambing
Sesar Kambing juga merupakan sesar naik yang melalui wilayah Pulau Kambing.
7. Sesar Palu Koro
Sesar Palu Koro adalah jenis sesar mendatar yang membelah Pulau Sulawesi, tepatnya dari Teluk Palu hingga Lembah Bone.
8. Sesar Palu Koro
Sesar Palu Koro yang kedua ini juga mendatar. Sesar ini terbentuk akibat benturan lempeng Indo-Australia dan Lempeng Pasifik.
Dengan ditemukannya 8 sesar aktif yang membentang di beberapa wilayah Indonesia tersebut Sosiolog Bencana bernama Sulfikar Amir menuturkan pentingnya hal tersebut untuk dijadikan landasan mitigasi bencana.
Mitigasi bencana tersebut salah satunya bisa direalisasikan dengan mengatur pemukiman penduduk agar tidak membangun atau tinggal di kawasan sesar aktif.
“Situasi Indonesia situasi yang penuh marabahaya, Indonesia terletak di posisi yang sangat rawan bencana baik tektonik, vulkanik, dan berbagai bentuk marabahaya dari alam,” ujar Sulfikar.
“Menjadi landasan kita untuk mengambil keputusan dan menentukan proses pembangunan dimana-mana. Kita bicara ketahanan bencana dalam 2 aspek, ketahanan infrastruktur dan ketahanan sosial,” imbuh Sulfikar.
***

Share this article
Pihak BMKG menuturkan jika wilayah Indonesia sendiri ternyata dikelilingi beberapa sesar aktif. Apa saja dan dimana saja?