Metropolitan

Ferdy Sambo Akhirnya Mengaku Salah, Hakim Cecar Hingga Dapatkan Alasan Pembunuhan Yosua, Ternyata Ini Motifnya

Oleh: Putri Ratnasari Kamis 05 Jan 2023, 17:54 WIB
Ferdy Sambo Akhirnya Mengaku Salah, Hakim Cecar Hingga Dapatkan Alasan Pembunuhan, Ternyata Ini Motifnya

AYOJAKARTA.COM - Kini Ferdy Sambo akhirnya mengakui jika dirinya salah atas pembunuhan berencana Brigadir J.

Hal ini diakui Ferdy Sambo di hadapan hakim saat memberikan kesaksian atas pernyataan Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Terlebih usai hakim cerca dengan tegas soal alasan pembunuhan Brigadir J pada Ferdy Sambo.

Baca Juga: Terungkap Usai Tembak Mati Brigadir Yosua, Begini Reaksi Ferdy Sambo: Kalian Tidak Bisa Jaga Ibu!

Diungkapkan jika Ferdy Sambo membuat skenario pembunuhan Brigadir J dengan melibatkan Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Maruf.

Hal tersebut sudah diungkapkan dalam sidang yang digelar pada Rabu (7/12/2022).

Pada sidang yang berlokasi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, hakim langsung mencerca Ferdy Sambo.

Mantan Kadiv Propam Polri ini ditanya soal alasan membuat skenario pembunuhan yang sempat mengecoh banyak orang.

Baca Juga: Istri Indra Bekti Aldila Jelita Berencana Tutup Donasi, Bukan Karena Cibiran Warganet Melainkan..

“Apa alasan saudara sampai harus membuat skenario seperti ini?” tanya hakim dengan tegas.

“Didalam benak saudara sampai saudara membuat skenario bahwa terjadi tembak menembak tuh apa alasannya?” tanyanya pada Ferdy Sambo.

Bukannya mengungkapkan alasan, suami Putri Candrawathi ini secara gamblang menyebutkan jika dirinya memang bersalah.

“Saya memang salah, Yang Mulia,” jawab Ferdy Sambo.

Sayangnya, hakim tak merasa puas dengan jawaban tersebut.

Baca Juga: Hakim Datangi TKP Pembunuhan Brigadir J, Ini yang Disoroti Ronny Talapessy, Ternyata Ada yang Aneh!

Kembali Ferdy Sambo ditanya soal alasannya sampai membuat skenario pembunuhan.

“Bukan, saya nanya dulu, salah nanti dulu. Apa alasan saudara sampai membuat skenario terpikir di dalam benak saudara bahwa harus terjadi tembak menembak?” tanya hakim lebih lanjut dengan tegas.

Merasa terpojok, akhirnya Ferdy Sambo mengungkapkan alasannya pada hakim.

“Karena dari pengalaman dinas saya di Perkap 1 tahun 2009 tentang penggunaan senjata api itu Yang mulia yang bisa menyelamatkan anggota dalam konteks kontak tembak itu adalah dalam rangka melindungi diri sendiri dan orang lain,” jelas Ferdy Sambo.

“Dalam rangka melindungi diri sendiri dan orang lain?” cecar majelis hakim.

Baca Juga: Ronny Talapessy Ungkap Ketakutan Bharada E Saat Diperintah Menembak Yosua dan Akui Hal Ini..

“Iya, Yang Mulia,” jawab Ferdy Sambo.

Jawaban Ferdy Sambo ini seolah membuat kesimpulan memang ada penembakan di rumah Duren Tiga pada Brigadir J.

Namun karena panik, akhirnya kesalahan dilimpahkan pada Richard Eliezer sebagai pelaku penembakan.

Jenderal bintang dua ini mengaku tak ikut melakukan penembakan pada almarhum Yosua.***

Reporter Putri Ratnasari
Editor Dian Naren