AYOJAKARTA.COM - Ronny Talapessy, Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer mengungkapkan bahwa kliennya merasa takut saat diperintah menembak Yosua.
Tak hanya itu, Ronny Talapessy juga mengatakan bahwa Bharada E kebingungan saat diperintah oleh Ferdy Sambo.
Selain itu, Ronny Talapessy juga mengungkapkan bahwa Bharada E tidak dapat menolak perintah Ferdy Sambo.
Baca Juga: Mengerikan! Dua Orang di Jakarta Utara Dibakar Hidup-hidup Pakai Bensin, Begini Kronologinya!
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV berikut ulasannya.
Kliennya mengaku menyesali atas perbuatannya kepada Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Adanya keterangan dari Richard Eliezer, Ronny mengatakan bahwa itu sudah bagian dari fakta persidangan yang telah terungkap.
“tadi semuanya sudah mendengar yah bahwa pengakuan dari Bharada E dia mengakui kesalahannya, kemudian menyampaikan penyeselannya atas perbuatannya tadi disampaikan bahwa dalam situasi dia tidak bisa menolak perintah, ada ketakutan, ada kebingungan ini kan sebenarnya sudah fakta-fakta persidangan yang sebetulnya sudah muncul yah,” ujarnya.
Baca Juga: Bak Sarang Mafia, Inilah Kondisi Rumah Ferdy Sambo Saat Ini: Tak Terawat, Botol Miras Tergeletak!
Seperti diketahui bahwa Richard Eliezer atau Bharada E merupakan terdakwa pembunuhan Brigadir Yosua.
Dalam sidang lanjutannya pada Kamis, 5 Januari 2023 Bharada E menceritakan kembali skenario penembakan Brigadir Yosua.
Richard Eliezer dinilai oleh pengacaranya telah bersikap konsisten dalam memberikan keterangan.
“ketika dia hadir sebagai saksi dan hari ini hadir diperiksa sebagai terdakwa dia konsisten,” ujarnya.
Tak hanya itu, sidang lanjutan hari ini juga dinilai sudah transparan.
Sebagai justice collaborator, Ronny menilai bahwa kliennya juga telah mendapatkan hak yang semestinya.
“terkait penuntutannya kami menghormati dan menghargai bahwa kasus ini sudah berjalan secara transparan kemudian independent,” kata Ronny.
“kemudian klien kami dalam hal ini mendapatkan hak dia sebagai justice collaborator kami berterima kasih pada para penegak hukum,” tambahnya.***

Share this article
Ronny Talapessy, Pengacara Bharada E atau Richard Eliezer mengungkapkan bahwa kliennya merasa takut saat diperintah menembak Yosua.