Metropolitan

Ferdy Sambo Tatap Tajam Richard Eliezer dan Minta Suatu Hal: Jangan Kau Libatkan Ini!

Oleh: Nisrina Harum Lestari Kamis 15 Des 2022, 18:00 WIB
Ferdy Sambo Tatap Tajam Richard Eliezer dan Minta Suatu Hal: Jangan Kau Libatkan Ini!

AYOJAKARTA.COMFerdy Sambo kembali menjalani persidangan kasus pembunuhan Brigadir Yoshua.

Dalam persidangan yang berlangsung pada Rabu (14/12/2022) Ferdy Sambo kembali menanggapi kesaksian Richard Eliezer.

Ferdy Sambo menatap tajam Richard Eliezer sembari menyampaikan suatu hal.

Baca Juga: Peneliti Geodesi Ungkap Wilayah dan Alur Gempa Megathrust yang Berpotensi Tsunami 34 Meter, Bali Termasuk?

Mantan Kadiv Propam tersebut menyampaikan agar Richard Eliezer tidak melibatkan istri, ajudan, dan ARTnya dalam perkara ini.

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube KompasTV, Sambo meluapkan emosinya ketika Eliezer hadir menjadi saksi.

Kala di persidangan, Sambo sempat membantah jika dirinya memerintahkan Eliezer untuk menembak Yoshua di Duren Tiga.

Sambo berujar jika ia hanya memerintahkan Eliezer untuk menghajar Yoshua.

“Kalaulah saksi menyampaikan bahwa saya minta menghajar kemudian saksi melakukan atau menerjemahkan itu perintah penembakan dari saya, saya akan bertanggung jawab,” ucap Sambo.

Baca Juga: Buruan Daftar! Program Kartu Prakerja Gelombang 48 Tahun 2023 Kembali Dibuka, Link Pendaftaran Klik di Sini!

Dengan tatapan tajam dan suara bergetar seakan menahan tangis, Sambo meminta kepada Eliezer agar tidak melibatkan istrinya, yakni Putri Candrawathi.

Selain itu didepan Eliezer, Sambo juga menyebut Ricky Rizal dan Kuat Maruf agar tidak dlibatkan juga.

“Tapi kita berdua yang bertanggung jawab. Kuat, Ricky, istri saya jangan kau libatkan!” sambungnya sembari menatap Eliezer dengan tajam.

Baca Juga: Perlawanan Richard Eliezer Semakin Memanas, Ronny Talapessy Hadirkan Bukti Baru di Persidangan

Sambo kemudian menyampaikan jika ia akan bertanggung jawab atas apa yang ia lakukan.

Akan tetapi Sambo kemudian mengatakan jika ia tidak akan bertanggung jawab atas apa yang tidak ia lakukan.

“Tapi, saya tidak akan bertanggung jawab terhadap apa yang tidak saya lakukan!” katanya.***

Reporter Nisrina Harum Lestari
Editor Dian Naren