Nasional

Relawan Sindir Masyarakat yang Melintas Hanya Untuk Berfoto di Lokasi Gempa Cianjur: Ini Bukan Wisata Bencana

Oleh: Desta Nurwati Siamyah Sabtu 26 Nov 2022, 13:10 WIB
Relawan Sindir Masyarakat yang Melintas Hanya Untuk Berfoto di Lokasi Gempa Cianjur: Ini Bukan Wisata Bencana

AYOJAKARTA.COM - Relawan gempa bumi Cianjur memasang tulisan 'Ini Bukan Wisata Bencana' yang merupakan sindiran untuk masyarakat.

Lantaran masyarakat yang datang mengunjungi lokasi bencana gempa bumi Cianjur terlihat hanya berfoto saja.

Tim relawan menulis sindiran tersebut untuk memberikan pesan kepada masyarakat agar lebih berempati terhadap korban bencana gempa bumi Cianjur.

Baca Juga: Fakta Baru Terkuak hingga Membantah Skenario Awal Ferdy Sambo: Bukti Rekaman Brigadir J Masih Hidup

Tulisan 'Ini Bukan Wisata Bencana' dipasang pada Kamis 24 November 2022 sebagai bentuk sindiran terhadap masyarakat yang tidak berempati.

Sindiran tersebut ditulis pada sebuah kardus dan sebatang bambu.

Pesan tersebut dipajang di sebuah tenda pengungsian korban gempa bumi di Desa Gasol, Cianjur.

Seorang Relawan bernama Eka, menyebutkan tulisan itu memang dibuat oleh timnya.

Eka mengatakan bahwa sindiran itu untuk masyarakat yang datang atau melintas hanya untuk berfoto.

Baca Juga: Gempa Cianjur Menjadi Awal Mula Deretan Bencana Hingga Berpotensi Tsunami, Ternyata Ini Sebabnya

Tim Relawan tersebut menghimbau kepada masyarakat agar lebih berempati terhadap korban bencana gempa bumi Cianjur.

Dimana kabar terkini, korban gempa Cianjur bahkan sudah mencapai jumlah 310 orang yang meninggal dunia.

Hal ini menjadi duka yang mendalam bagi Indonesia terutama masyarakat Cianjur.

Baca Juga: Terungkap! Ada Dana Rp100 Triliyun di Rekening Aktif Atas Nama Brigadir J, Irma Hutabarat: Sesuatu Ditutupi

Bahkan, korban hilang pasca gempa bumi Cianjur sejumlah 24 orang juga masih dalam tahap pencarian.

Pihak BNPB melalui Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap ke-24 korban yang masih hilang tersebut.

Sementara itu, penanganan bencana masih terus dipantau oleh BNPB bersama dengan pemangku kepentingan yang berkaitan seperti BPBD, TNI, Polri, semua kementerian maupun LSM.***

Reporter Desta Nurwati Siamyah
Editor Dian Naren