AYOJAKARTA.COM--Baru-baru ini, sebuah isu telah beredar mengenai sosok Putri Candrawathi yang dituding mengikuti arisan brondong.
Isu ini mulai beredar dari pernyataan yang dilontarkan oleh pengacara keluarga Brigadir J yang menduga bahwa Putri Candrawathi memiliki gaya hidup yang hedon.
Bahkan, Martin Lukas Simanjuntak menduga bahwa Putri Candrawathi mengikuti berbagai arisan, termasuk salah satu arisan yang disebut dengan ‘arisan brondong’.
"Lalu Putri, yang katanya gayanya hedon sekali dan suka banyak 'arisan-arisan', saya nggak tahu, karena saya pernah mendengar ada tulisan 'arisan brondong', (tapi) saya tidak tahu apakah Putri terlibat juga atau tidak," tutur Martin dalam program Sapa Indonesia Pagi.
Martin Lukas Simanjuntak merasa keberatan atas hal yang dituduhkan terhadap kliennya yaitu Brigadir J memiliki kepribadian ganda.
Sebaliknya, Martin menaruh curiga dan dugaan yang sama terhadap Putri Candrawathi.
Baca Juga: Mengejutkan! Brigadir J Curhat Kepada Daden Ingin Mencari Wanita Lain, Mengapa?
Ia merasa bahwa Putri Candrawathi juga harus dicek kondisi kejiwaannya, khususnya berkaitan dengan hedonisme tadi.
"Kalau terlibat itu harus dicek juga, apakah ada masalah dengan kepribadian, karena di rumah baik tapi di luar mungkin saja tidak baik," ucap Martin.
Sebelumnya, pengacara Putri Candrawathi, Febri Diansyah menduga bahwa ada kemungkinan Brigadir J memiliki kepribadian ganda.
Baca Juga: CEK FAKTA : Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, Ricky Rizal, dan Kuat Maruf Mengkonsumsi Psikotropika
"Kemarin kan kita mendengar bahwa dari perspektif keluarga, almarhum J adalah orang yang sangat baik. Kami menghargai hal tersebut karena itu disampaikan dari perspektif keluarga, kami menghargai sepenuhnya," kata Febri Diansyah dikutip Suara.com dari kanal YouTube tvOneNews, dengan artikel Putri Candrawathi Dituding Ikut Arisan Brondong, Memang Kalau Menang Dapat Apa?
Febri menilai bahwa ada kemungkinan Brigadir J memiliki sikap yang berbeda ketika berhubungan dengan keluarganya dan di luar lingkungan keluarga.
"Tapi apakah kemudian konsisten dengan pendapat atau respons pihak-pihak lain. Misalnya, teman sekantor atau teman yang berinteraksi dalam pekerjaan. Itu kan perlu kita gali," imbuhnya.
Tak hanya itu saja, salah seorang saksi bernama Damson juga memberikan keterangan bahwa sosok Brigadir J merupakan orang yang tempramen.
Di sisi lain, pengacara keluarga Brigadir J kemudian tidak terima dan menilai bahwa tuduhan itu juga bisa dilayangkan kepada Putri Candrawathi.
Ia merasa bahwa seharusnya Putri Candrawathi lah yang diselidiki sebagai pelaku atas kepribadian gandanya.
Baca Juga: Martin Lukas Simanjuntak Akui Sudah Laporkan 2 Saksi Ferdy Sambo, Susi dan Kodir Deg-degan!
"Di dalam sistem peradilan pidana kita, tidak ada urusan untuk menggali profil dari korban. Yang digali profilnya adalah pelaku, apakah misalkan memiliki permasalahan dengan kejiwaan atau temperamen dia," tegas Martin.