AYOJAKARTA.COM--Sidang lanjutan pembunuhan Berencana terhadap Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir J kembali digelar hari ini, Selasa (1/11/2022).
Sidang yang memasuki pekan ketiga kali ini menghadirkan tersangka Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dengan agenda pemeriksaan para saksi dari keluarga Brigadir J.
Tampak adik Brigadir J, yang bernama Mahareza Rizky Hutabarat duduk di kursi saksi untuk menjawab pertanyaan Ketua Majelis Hakim Wahyu Iman Santosa.
Terungkap sejumlah fakta yang dijelaskan oleh Reza sapaan Mahareza Rizky Hutabarat kala menjawab pertanyaan Hakim.
Seperti diunggah oleh akun instagram @kompastv, Selasa (1/11/2022).
Dalam video persidangan, Hakim menanyakan awal mula pertemuan Reza, adik brigadir J dengan Ferdy Sambo.
"Ketemu pak FS, pas saya piket di Mabes,di pintu masuk. Di situ pak FS sempat bilang dan kasih nasehat ke saya, jadi polisi yang baik. Jangan elek-elekan,"kata Reza.
Baca Juga: Reza Adik Brigadir J Ternyata Pernah Kenal Dekat dengan Richard Eliezer, Ada Rasa Dendam?
"Tahun berapa itu,"tanya hakim
"2020, " jawab Reza.
"Terus sejak kapan pernah diajak korban ke rumah FS," tanya Hakim.
"202O tapi mau akhir tahun," jawa Reza.
Namun saat itu Reza tidak pernah dikenalkan secara resmi kepada FS.
Kemudian Hakim bertanya terkait perkenalan awal dengan Putri Candrawathi (PC)
Reza yang mengenakan kemeja putih menjawab lancar pertanyaan Hakim.
"Waktu dikenalkan pertama kali di rumah Saguling, kalau tidak salah seingat saya tahun 2021, " kata Reza.
Reza pun melihat Putri Candrawathi menyambut baik.
"Saudara kemarin bercerita, saudara sering berkomunikasi dengan saudara PC, lewat Wa?" tanya Hakim.
"Siap, seperti misalnya kalau hari Minggu, mengucapkan selamat hari Minggu, " kata Reza.
"Itu yang meminta nomer ibu PC , Saudara atau bagaimana,"tanya hakim kembali.
"Waktu itu pertama kali ibu PC yang meminta, " jawab Reza.
"Oo Ibu PC yang pertama kali meminta nomer HP Saudara, kemudian terjalin komunikasi dari antara saudara dengan ibu PC,"urai Hakim.
"Siap, benar Yang Mulia, " jawab Reza.
Bahkan kemudian terungkap bahwa Reza mendapatkan sejumlah hadiah dari PC di tahun 2022, ketika hari Bhayangkari 1 Juli.
"Waktu itu Ibu, ngechat saya, isi chatnya Dek kalau ada waktu luang, siang ini main ke Saguling ya. Ada tanda kasih untuk dek Reza. Kalau sudah di Saguling, kabari ibu," jawab Reza.
Ibu PC memberikan tanda kasih berupa dompet dan uang tunai Rp 5juta.
Warganet pun berkomentar pedas atas unggahan dan fakta yang disampaikan Reza tersebut.
Sosok Putri Candrawathi diduga adalah biang dari kasus pembunuhan Brigadir J yang sesungguhnya karena sifatnya yang tidak bisa lihat brondong ganteng.
"Fix.. PC Gatell wkwkwkwk.. guateell polll ibu pc, "tulis seorang warganet.
"Ini nenek" kegatelan amat g bisa lihat brondong ganteng dikir aja,"komentar warganet lain tak mau kalah.