Nasional

Gaji Guru SD dan SMP Berpotensi Naik Termasuk Honorer, Mendikdasmen: Sudah Ada Anggarannya

Oleh: Asti Aureli Septania Minggu 27 Okt 2024, 12:26 WIB
Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru SD dan SMP, akan menaikan gaji untuk para guru.

AYOJAKARTA.COM – Baru-baru ini, Menteri Pendidikan Dasar Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti buka suara terkait gaji guru Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP).

“Pertama tadi Pak Prabowo menyampaikan memberikan amanah kepada saya untuk memimpin Kementerian pendidikan dasar dan menengah,” kata Abdul Mu’ti, dikutip dari kanal YouTube tvOneNews pada Minggu, 27 Oktober 2024.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti mengatakan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan guru SD dan SMP, akan menaikan gaji untuk para guru.

Kemudian, Mendikdasmen Abdul Mu’ti juga menambahkan bahwa program kenaikan gaji atau upah guru SD dan SMP sudah ada dalam anggaran di tahun 2025.

Baca Juga: Kabinet Gemuk Prabowo Resmi Dilantik, Apa Dampaknya terhadap APBN? Ini Penjelasan Guru Besar FEB UI

Namun, Mendikdasmen Abdul Mu’ti belum menyebutkan angka pasti untuk nominal kenaikan untuk gaji para guru tersebut.

Ia juga menuturkan bahwa kenaikan gaji guru ini merupakan salah satu program dari quick win atau program hasil terbaik cepat di bidang pendidikan.

Diketahui, program hasil terbaik cepat merupakan salah satu program yang dirancang oleh presiden Prabowo Subianto yang di mana salah satu programnya, memfokuskan pada kualitas dan kesejahteraan guru.

“Untuk menjadikan pendidikan ini sebagai Gerakan gerakan pencerdasan untuk Indonesia Raya yang berkemajuan,” jelas Abdul Mu’ti.

Baca Juga: VIRAL! Guru Honorer di Konawe Selatan Ditahan Usai Diduga Hukum Anak Polisi, Dimintai Uang Damai Rp 50 Juta

Mendikdasmen juga menuturkan tidak hanya akan menaikan upah atau gaji, akan tetapi peningkatan kualitas guru dalam bimbingan konseling untuk guru BK dan pelatihan guru-guru di bidang lainnya.

Hal ini bertujuan agar para guru memiliki konseling yang baik kepada siswa-siswa jenjang SD maupun SMP.

Selain meningkatkan kualitas dan kesejahteraan guru, program hasil terbaik cepat di bidang Pendidikan lainnya yaitu wajib belajar 13 tahun

Abdul Mu’ti juga rencananya akan menerapkan wajib belajar 13 tahun untuk anak-anak di Indonesia.

Baca Juga: Jumlah Guru Sekolah Negeri dan Swasta di 6 Kota Wilayah DKI Jakarta, Paling Banyak Bukan dari Jakarta Pusat!

Program ini mencakup satu tahun pendidikan prasekolah (PAUD) dan 12 tahun pendidikan dasar serta menengah.

Program ini bertujuan untuk memperbaiki sistem pendidikan dan memastikan bahwa semua anak mendapatkan akses pendidikan yang berkualitas. ***

Reporter Asti Aureli Septania
Editor Tedi Rukmana