Nasional

Menteri Agama Nasaruddin Umar Dapat Penghargaan Publik Tertinggi Versi Poltracking

Oleh: Gita Esa Hafitri Senin 20 Okt 2025, 07:38 WIB
Menteri Agama Nasaruddin Umar Dapat Penghargaan Publik Tertinggi Versi Poltracking

AYOJAKARTA.COM -- Menteri Agama Nasaruddin Umar menorehkan prestasi gemilang dengan memperoleh apresiasi publik tertinggi atas kinerjanya, menurut survei nasional yang dirilis oleh Poltracking Indonesia.

Dalam survei bertajuk “Evaluasi Satu Tahun Kinerja Pemerintahan Prabowo-Gibran”, Menag menempati posisi teratas dari total 52 pejabat setingkat menteri yang tergabung dalam Kabinet Merah Putih.

Survei ini dipublikasikan pada Minggu, 19 Oktober 2025, dan dapat disaksikan melalui channel YouTube Poltracking TV.

Penelitian dilakukan secara tatap muka oleh tim riset Poltracking Indonesia pada 3–10 Oktober 2025, melibatkan 1.220 responden yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling.

Dengan margin of error ±2,9% dan tingkat kepercayaan 95%, hasil survei ini dianggap representatif terhadap pandangan pemilih Indonesia yang telah memiliki hak pilih, baik karena usia di atas 17 tahun maupun sudah menikah.

Direktur Eksekutif Poltracking Indonesia, Hanta Yuda AR, menjelaskan bahwa Menteri Agama menempati urutan pertama dalam daftar pejabat dengan apresiasi tertinggi dari publik.

“Dalam sepuluh besar pejabat dengan tingkat apresiasi tertinggi terhadap kinerja menteri, Menteri Agama berada di posisi teratas,” ujarnya dalam pemaparan di YouTube Poltracking TV.

Berdasarkan data Poltracking, tingkat kepuasan terhadap kinerja Menag Nasaruddin Umar mencapai 65,7%, yang terdiri dari 10,8% responden sangat puas dan 54,9% menyatakan puas.

Di bawah Nasaruddin, posisi kedua ditempati Menpora Erick Thohir (63,5%), diikuti Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (61,2%), Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (61%), dan Panglima TNI Agus Subiyanto (60,2%).

Lima posisi berikutnya ditempati oleh Menkes Budi Gunadi Sadikin (58,3%), Seskab Teddy Indra Wijaya (58,1%), Menko Pangan Zulkifli Hasan (56,2%), Jaksa Agung ST Burhanuddin (56,2%), dan Menpera Maruarar Sirait (56,2%).

Menurut Hanta Yuda, tingkat kepuasan tersebut merupakan gabungan dari responden yang merasa sangat puas dan cukup puas terhadap kinerja pejabat terkait.

Jika dilihat dari kategori “sangat puas” saja, posisi teratas ditempati oleh Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (11%), disusul Menag Nasaruddin Umar (10,8%), dan Menpora Erick Thohir (10,2%).

Selain mengukur kinerja para menteri, survei Poltracking Indonesia juga mengevaluasi tingkat keberhasilan Pemerintahan Prabowo-Gibran dalam menangani isu-isu strategis nasional.

Lima capaian tertinggi yang mendapat apresiasi publik adalah:

1. Menjaga kerukunan antarumat beragama (86,7%)

2. Menjaga keberagaman (80,2%)

3. Menjaga persatuan dan kesatuan bangsa (77,1%)

4. Meningkatkan akses pendidikan terjangkau (76,8%)

5. Memperluas layanan kesehatan terjangkau (76%)

Hanta Yuda menilai capaian tersebut menunjukkan bahwa kerukunan dan toleransi antarumat beragama menjadi faktor utama yang dinilai sukses oleh masyarakat.

“Dari beragam isu yang kami ukur, yang paling tinggi tingkat kepuasannya adalah dalam hal menjaga kerukunan, keberagaman, serta persatuan bangsa,” ungkapnya.

Meski menunjukkan hasil positif, Hanta Yuda mengingatkan bahwa tantangan di bidang ketenagakerjaan masih besar.

“Masih ada dua pekerjaan rumah utama, yaitu menciptakan lapangan kerja dan menekan angka pengangguran,” jelasnya.

Menurutnya, keberhasilan kementerian tidak hanya diukur dari program teknokratis semata, tetapi juga dari kemampuan berkomunikasi dengan publik.

“Menteri harus mampu menjalankan program sesuai arahan Presiden, namun di saat yang sama juga harus bisa mengkomunikasikan hasil kerja kepada masyarakat. Sebab, kinerja yang baik tanpa komunikasi publik yang efektif tidak akan berdampak pada persepsi masyarakat,” tambahnya.

Survei Poltracking menegaskan bahwa penilaian publik terhadap kinerja menteri mencerminkan dua aspek penting: profesionalisme dalam menjalankan program dan kemampuan mengemas hasil kerja dalam komunikasi publik.

“Survei ini menggambarkan kombinasi antara kinerja teknokratis seorang menteri dengan keberhasilan komunikasinya kepada publik,” kata Hanta.

Ia menegaskan bahwa persepsi publik dibentuk tidak hanya oleh hasil kerja nyata, tetapi juga oleh bagaimana kinerja itu disampaikan dengan transparan dan meyakinkan kepada masyarakat.

Berikut daftar sepuluh besar menteri dengan tingkat kepuasan publik tertinggi berdasarkan survei Poltracking Indonesia (3–10 Oktober 2025):

1. Menteri Agama Nasaruddin Umar (65,7%)

2. Menpora Erick Thohir (63,5%)

3. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa (61,2%)

4. Menko IPK Agus Harimurti Yudhoyono (61%)

5. Panglima TNI Agus Subiyanto (60,2%)

6. Menkes Budi Gunadi Sadikin (58,3%)

7. Seskab Teddy Indra Wijaya (58,1%)

8. Menko Pangan Zulkifli Hasan (56,2%)

9. Jaksa Agung ST Burhanuddin (56,2%)

10. Menpera Maruarar Sirait (56,2%)

Prestasi Nasaruddin Umar dalam memimpin Kementerian Agama menunjukkan bahwa komitmen pada moderasi beragama dan dialog lintas iman mendapat pengakuan luas dari publik.

Hasil survei Poltracking Indonesia ini sekaligus mencerminkan dukungan masyarakat terhadap arah kebijakan Pemerintahan Prabowo-Gibran, terutama dalam menjaga harmoni sosial dan keberagaman Indonesia.

Reporter Gita Esa Hafitri
Editor Gita Esa Hafitri