AYOJAKARTA.COM - Bobibos berusaha untuk terus memenuhi janjinya untuk memproduksi bahan bakar ramah lingkungan dari bahan jerami.
Teranyar, Bobibos mengabarkan bahwa mereka sudah berada di Timor Leste untuk merampungkan pabrik di sana.
Kabar tersebut diketahui dari postingan terbaru di media sosial Instagram yang diunggah pada, Kamis, 29 Januari 2026.
"Tim BOBIBOS Indonesia akhirnya tiba di Timor Leste. Langkah pertama langsung ke pabrik yang telah disiapkan. Mesin-mesin kami uji fungsi. Spesifikasi jerami kami analisa. Toren-toren untuk bio-manufaktur skala kecil mulai kami siapkan," tulis pihak pengelola.
"Dengan niat baik dan kerja nyata. Bismillah, tak lama lagi BOBIBOS menghadirkan energi yang lebih murah, ramah lingkungan untuk rakyat Timor Leste," sambungnya lagi.
Sontak postingan itu langsung menuai banyak komentar dari netizen. Salah satu warganet bertanya soal kelanjutan pabrik di Lembur Pakuan, Jawa Barat.
Sebelum membangun pabrik di Timor Leste, Bobibos memang berencana untuk mendirikan pabrik di Indonesia terlebih dahulu.
Upaya tersebut bahkan mendapat dukungan dari Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Akan tetapi, pria yang akrab disapa KDM itu mengaku ada kendala dalam hal teknis penyiapan bangunan dan areal tanah.
Meski demikian, KDM menyatakan bahwa hubungan kerja sama masih terus berlanjut.
Rencananya pabrik di Lembur Pakuan akan dibangun di atas lahan seluas dua hektar.
Oleh sebab itu, ketika ada netizen yang bertanya soal kelanjutan pabrik di Indonesia, pihak Bobibos langsung memberikan jawaban tegas.
"KDM kan sudah bikin video klarifikasi, masalahnya dimana," jawab Bobibos tegas.
Sambil menanti kesiapan pabrik di Lembur Pakuan, Bobibos terus merampungkan pabrik di Timor Leste.
Sebelumnya, pada akhir Desember 2025 BOBIBOS telah menandatangani MoU bersama Timor Leste untuk melakukan kerja sama produksi bahan bakar dari jerami.***