Nasional

Apa Saja Jenis Kendaraan yang Bisa Pakai Bahan Bakar Bobibos?

Oleh: Katarina Erlita Rabu 29 Apr 2026, 22:25 WIB
Bobibos, Bahan Bakar Ramah Lingkungan dari Jerami. (Sumber: Instagramcom/@bobibos_)

AYOJAKARTA.COM - Dunia otomotif Indonesia sedang dihebohkan oleh kehadiran Bobibos.

Inovasi ini adalah bahan bakar alternatif yang terbuat dari limbah jerami.

Maka tidak heran jika banyak orang bertanya, kendaraan apa saja yang bisa menggunakan bahan bakar ini?

Cocok untuk Kendaraan Modern

Bobibos bukan bahan bakar sembarangan. Berdasarkan hasil uji laboratorium, bahan bakar ini memiliki angka oktan mencapai 98,1.

Angka ini sangat tinggi, setara dengan bensin premium kelas atas yang ada di pasaran saat ini.

Kendaraan modern sangat membutuhkan oktan tinggi. Hal ini bertujuan agar pembakaran di dalam mesin menjadi lebih sempurna.

Hasilnya, performa mesin jadi lebih bertenaga dan penggunaan bahan bakar menjadi jauh lebih efisien.

Teruji Tangguh pada Sepeda Motor

Uji coba nyata telah dilakukan di Timor Leste menggunakan sepeda motor. Hasilnya sangat memuaskan. Pengendara melaporkan bahwa tarikan mesin terasa sangat ringan dan kencang.

Saat melewati jalanan yang menanjak, mesin tetap stabil. Tidak ada kendala mesin "brebet" atau tersendat.

Ini membuktikan bahwa Bobibos mampu menjaga performa kendaraan bahkan dalam kondisi medan yang sulit.

Teknologi "Drop-In Fuel"

Salah satu keunggulan utama Bobibos adalah sifatnya sebagai drop-in fuel.

Artinya, bahan bakar ini memiliki struktur molekul yang mirip dengan bensin fosil.

Anda bisa langsung memasukkannya ke dalam tangki tanpa perlu melakukan modifikasi pada mesin kendaraan.

Berbeda dengan bioetanol yang bersifat korosif, Bobibos lebih aman untuk sistem bahan bakar.

Hal ini karena Bobibos adalah hidrokarbon sintetis murni dari minyak nabati tanpa campuran alkohol.

Apakah Bisa untuk Mesin Diesel?

Hingga saat ini, fokus pengembangan Bobibos adalah sebagai pengganti bensin (gasoline).

Belum ada informasi resmi atau hasil uji coba yang menyatakan Bobibos bisa digunakan untuk mesin diesel.

Mesin diesel memerlukan angka setana, sedangkan Bobibos diukur berdasarkan angka oktan.

Masa Depan Pengujian

Meski hasil awal pada sepeda motor sangat positif, pengembang masih terus melakukan riset.

Ke depannya, akan dilakukan pengujian lebih luas pada berbagai jenis mesin mobil dan kendaraan lainnya.

Pihak LEMIGAS juga sedang memproses standar resmi untuk bahan bakar ini.

Langkah ini penting untuk memastikan keamanan dan keandalan Bobibos dalam jangka panjang bagi seluruh masyarakat pengguna kendaraan di Indonesia.***

Reporter Katarina Erlita
Editor Katarina Erlita