Nasional

Gempar! Pernyataan Joko Widodo Soal Sosok Kasmudjo Sebagai Dosen Pembimbing Skripsi Berhasil Dibongkar Rismon Sianipar

Oleh: Karseno AJ Senin 16 Jun 2025, 07:11 WIB
Ijazah Joko Widodo

AYOJAKARTA.COM – Nama Kasmudjo yang digadang-gadang sebagai Dosen Pembimbing skripsi Joko Widodo, kembali mencuri perhatian publik.

Sempat diperkenalkan ke publik sebagai Dosen Pembimbing skripsi, Joko Widodo yang saat itu masih menjabat Presiden mengenang Kasmudjo sebagai Dosen galak.

Berulangkali sempat terpaksa harus mengulang proses pembuatan skripsi, Joko Widodo juga menyebut sosok Kasmudjo sebagai sosok yang sudah berubah menjadi bijaksana.

Baca Juga: Wacana Pemakzulan Wapres Gibran Rakabuming Terus Bergulir, Mahfud MD Sebut Daftar Nama Calon Pengganti

Selain memuji perubahan Kasmudjo, Jokowi juga berterimakasih karena dari bimbingannya tersebut ia berhasil menyelesaikan skripsi di Jurusan Teknologi Kayu UGM.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi juga sempat menyampaikan harapannya untuk menjadi Pegawai Perhutani namun gagal dan justru menjadi Presiden.

“Dulu cita-cita saya sama seperti rekan-rekan, jadi pegawai Perhutani, keterimanya jadi Presiden,” ungkap Jokowi seperti dikutip Ayojakarta dari short Youtube upnewsnet.

Terkait dengan pernyataan tersebut, Rismon Sianipar yang kini tengah mendalami dugaan skripsi palsu milik Jokowi; sempat melakukan penelusuran.

Baca Juga: Presiden Siap Ambil Alih Sengketa Empat Pulau yang Melibatkan Kepala Daerah Aceh dan Sumut, Komisi II Prediksi Hasilnya

Berdasarkan hasil pertemuan dengan Kasmudjo di kediamannya, Rismon memastikan pernyataan yang sempat disampaikan oleh Jokowi tidak sejalan dengan kenyataan.

Menurut Rismon, pernyataan Jokowi terkait peran Kasmudjo sebagai Dospem skripsi tidak dapat diperkuat melalui fakta dan dokumentasi akademik yang ada.

Disamping bukti dokumentasi terkait jumlah SKS yang ditempuh dan minimnya informasi mengenai lokasi KKN, Rismon perlu menduga Jokowi memberi keterangan tidak sesuai.

Mengacu pada hasil temuan data yang diperoleh, Rismon meyakini jenjang pendidikan terakhir Jokowi di UGM bukanlah sarjana sebagaimana sempat disampaikan ke publik.

Baca Juga: Blak-blakan! IU Bongkar Rahasia Tubuh Ramping dan Fakta Mengejutkan Soal Tinggi Badannya yang Menyusut

“Kalau terdaftar sejak awal Sarjana Muda, maka tidak mungkin menulis skripsi, tidak ada Dospem skripsi, tidak ada KKN, tidak ada ijazah Sarjana Kehutanan,” jelas Rismon.

Sehubungan dengan pernyataan yang telah disampaikan oleh Rismon Sianipar, Rivai Kusumanegara selaku Kuasa Hukum Jokowi memberi tanggapan.

Menurut Rivai, pernyataan Kasmudjo yang saat ini dalam keadaan kurang sehat; tidak sepenuhnya dapat dijadikan sebagai acuan.

Setiap keterangan yang bukan diperoleh melalui persidangan, menurut Rivai tidak memiliki nilai karena tidak berada dibawah sumpah.

Baca Juga: Link Pendaftaran Duta Pora DKI Jakarta 2025, Ada 11 Syarat yang Harus Dipenuhi

Penelusuran independen yang sempat dilakukan oleh Rismon Sianipar, menurut Rivai juga tidak sepenuhnya dapat dibenarkan.

Selain karena Rismon bukan merupakan Auditor dari Dinas Pendidikan Tinggi yang memiliki otoritas khusus, Rivai juga mempertanyakan alasan meragukan skripsi.

Bermula dari dugaan ijazah palsu yang sudah terbukti asli melalui proses hukum, narasi skripsi palsu juga mendatangkan kegaduhan di publik.

Karena itu Rivai bersikeras seluruh permasalahan hukum menyangkut kliennya, perlu diselesaikan melalui persidangan.

“Monggo dibawa saja ke sidang agar tidak larut dan membuat gaduh,” tegas Rivai seperti dikutip Ayojakarta dari kanal Youtube Official iNews. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Katarina Erlita