AYOJAKARTA.COM – Adanya dugaan rekayasa pada rekaman CCTV kasus Jessica Wongso terus menjadi perhatian publik.
Belakangan ini, dugaan soal rekaman CCTV Jessica Wongso yang sudah direkayasa tersebut kembali menyeruak.
Bahkan Rismon Sianipar selaku Saksi Ahli Digital dalam sidang Jessica Wongso sampai mendapat ancaman lantaran membongkar dugaan rekayasa pada rekaman CCTV tersebut.
“Temuan setelah 7 tahun itu sangat komprehensif ya. Saya bandingkan ternyata hampir semua file atau file video yang dilakukan yang diperiksa seperti kanal 2, kanal 3, kamera 3, kamera 7, kamera mahkota, dan kamera 9, kamera 1 mahkota juga itu juga direkayasa,” ujar Rismon Sianipar menerangkan soal dugaan rekayasa pada rekaman CCTV.
Lebih lanjut Rismon mengatakan, “Dan satu lagi pada saat persidangan itu, ya saya gak bisa sebutkan namanya ya, tapi pada saat di persidangan nah di akhir itu ada seseorang yang terlihat itu menyalami saya, saya gak bisa sebut namanya. Itu ada ancaman, ada ancaman dimana ia mengatakan, ini tidak selesai di sini, kita akan selesaikan di luar pengadilan.”
Namun selain Rismon Sianipar, rupanya ada sosok lain yang juga mengungkap banyaknya kejanggalan dalam video Rekaman CCTV kasus Jessica Wongso.
Sosok tersebut ialah seorang pakar telematika dengan segudang pengalaman bernama Abimanyu Wachjoewidajat.
Abimanyu menyoroti rekaman CCTV tepatnya di bagian yang menyebutkan jika Jessica Wongso garuk-garuk lantaran terkena efek racun sianida.
Menurut Abimanyu, pada video ketika Jessica Wongso tengah garuk-garuk itulah yang dinilai telah rekayasa.
“Sekarang secara telematika kalau kita mengulas sesuatu gerakan garuk-garuk, kita akan menganalisa keseluruhan dari gerakan tersebut,” terang Abimanyu Wachjoewidajat, dikutip kanal YouTube Intens Investigasi.
Selanjutnya, Abimanyu juga menerangkan secara detail bukti bahwa rekaman CCTV saat Jessica disebut garuk-garuk tersebut sudah mengalami editing.
“Kalau kita hanya melihat yang bersangkutan, maka kelihatan hanya dia garuk-garuk,” jelas pakar telematika tersebut.
Berdasarkan pengamatannya sebagai seorang ahli, Abimanyu menyebut jika video tersebut Jessica tidak sedang melakukan gerakan menggaruk namun justru seperti video yang diulang.
Hal itu diketahui dari orang-orang yang berada di sekitaran Jessica Wongso juga ikut melakukan gerakan yang berulang, tidak hanya Jessica saja.
“Tetapi kalau kita lihat kita perluas, kita lihat ada dua figur orang di belakang si Jessica dan kemudian orang yang disamping,” jelas Abimanyu.
“Saat Jessica garuk-garuk itu bolak-balik dan kemudian orang yang di belakang dan disampingnya juga gerakannya bolak-balik maju mundur,” lanjutnya.***