AYOJAKARTA.COM - Acara ulang tahun Mata Najwa yang ke-13 berlangsung sangat epik dan memberikan banyak penampilan menarik.
Salah satunya adalah penampilan dari sosok Dasiyah atau biasa dikenal dengan panggilan Jeng Yah Gadis Kretek.
Namun penonton terkejut lantaran bukan pemeran asli Jeng Yah alias Dian Sastrowardoyo yang hadir dalam acara tersebut.
Baca Juga: Ganjar Pranowo Yakin Politik Riang Gembira Bisa Terwujud Jika para Elite Memberikan Contoh yang Baik
Akan tetapi sosok Jeng Yah yang hadir dalam acara tersebut adalah artis multitalenta Rina Nose yang dikenal kepiawaiannya dalam melakukan interpersonate.
Rina Nose memerankan tokoh Jeng Yah dalam film Gadis Kretek dengan sangat mirip dan memukau dalam balutan kebaya berwarna hitam.
Selain itu tutur kata dan tingkah laku Rina Nose yang menirukan sosok Jeng Yah tersebut juga begitu mirip.
Baca Juga: Anies Baswedan Batal Mengisi Seminar di UGM, Begini Kata Pengamat Politik
Penampilan Rina Nose semakin membuat penonton terhibur tatkala ia sedang melakukan monolog yang berisi sindiran-sindiran tajam tentang pemerintahan dan politik di Indonesia.
Dikutip dari akun Youtube Narasi Newsroom pada Senin (20/11/23), Rina Nose mengawali dengan menyebutkan 4 hal paling terpatri dalam ingatannya.
Tetapi ternyata 4 hal tersebut hanyalah berupa hitungan satu sampai empat saja tanpa ada penjelasannya sama sekali.
“Ada 4 hal yang selalu terpatri dalam ingatan saya, satu, dua, tiga, empat,” ujar Rina Nose sambil menghitung jarinya.
“Itulah 4 hal yang selalu terpatri dalam ingatan saya, gak ada isinya kan? Ya sama seperti janji penguasa. Memang tidak ada isinya tapi langsung bukti kan? Nih buktinya saya bingung,” ucap Rina Nose dengan nada serius yang disambut tepuk tangan penonton.
Tidak kalah epik, Rina Nose kemudian memfilosofikan kegiatan saat meracik tembakau dengan kondisi hukum di Indonesia sambil bergaya persis seperti Jeng Yah.
“Meracik tembakau adalah sebuah seni, dan rasa tembakau juga tidak bisa dimanipulasi seperti hukum di negeri ini,” kata Rina Nose.
“Melinting dan memotong tembakau juga terasa asik asal jangan diam-diam memotong anggaran dengan alasan yang klasik,” lanjutnya yang lagi-lagi disambut tepukan riuh penonton.
Tak cukup sampai di situ, Rina Nose yang sedang berperan sebagai Jeng Yah tersebut juga menyinggung soal politik di Indonesia saat ini yang sebentar lagi akan menghadapi Pemilihan Presiden (Pilpres).
Dalam monolognya, Rina Nose mengatakan jika dirinya mencium kekalahan, kemenangan, hingga kecemasan yang sepertinya akan dialami oleh para capres dan cawapres.
“Saya mencium aroma-aroma kekalahan dan kemenangan, saya juga mencium aroma konflik dan kekecewaan serta kecemasan sama seperti kehidupan sosial kita saat ini,” tutur Rina Nose.
Sontak saja semua monolog yang disampaikan Rina Nose sambil impersonate Jeng Yah Gadis Kretek tersebut membuat penonton sangat terhibur.***