Nasional

Update 7 Fakta Polisi yang Tewas Ditembak Oknum TNI di Lampung

Oleh: Muhammad Nandava Prapdhianto Rabu 19 Mar 2025, 11:26 WIB
Ilustrasi. Tiga anggota polisi gugur saat menggerebek lokasi perjudian sabung ayam di Lampung.

AYOJAKARTA.COM — Tiga anggota polisi gugur saat menggerebek lokasi perjudian sabung ayam di Lampung.

Penggerebekan tersebut berlangsung pada Senin, 17 Maret 2025, sekitar pukul 16.50 WIB di Kampung Karang Manik, Kecamatan Negara Batin, Kabupaten Way Kanan.

Operasi tersebut dilakukan oleh Polres Way Kanan dengan dukungan dari anggota Satuan Samapta, Kapolsek, serta personel Polsek Negara Batin.

Awalnya diketahui bahwa lokasi sabung ayam tersebut diduga merupakan milik seorang anggota TNI.

Karena kabar tersebut, TNI sampai saat ini masih mengusut dugaan oknumnya yang terlibat aksi penembakan terhadap tiga polisi hingga tewas.

Mereka yang tewas adalah AKP (Anumerta) Lusiyanto, Aipda (Anumerta) Petrus Apriyanto, dan Briptu (Anumerta) M Ghalib Surya Ganta.

Sementara itu, oknum TNI yang diduga menembak tiga polisi itu telah ditangkap dan ditahan di Denpom Lampung.

Sampai saat ini, TNI masih melakukan pencarian senjata api yang diduga digunakan oknum tersebut.

Walau pelaku sudah ditangkap, identitas dari oknum TNI tersebut masih belum dipublikasikan.

Dilansir dari berbagai sumber, berikut kumpulah fakta terkait penembakan yang dilakukan oknum TNI terhadap tiga polisi di Lampung.

Baca Juga: Terungkap! 14 Lembaga Ini Bisa Ditempati Prajurit Aktif Berdasarkan Draf Final Revisi RUU TNI

1. Penembakan Terjadi di Tempat Judi Sabung Ayam

Dalam kejadian tersebut, para personil yang bertugas langsung diberondong timah panas oleh Orang Tak Dikenal (OTK).

Akibatnya, tiga personel tewas di lokasi perjudian sabung ayam di Karang Manik, Negara Batin, Lampung.

2. Tiga Polisi Gugur

Penggerebekan yang dilakukan oleh Polres Way Kanan, dibantu anggota Satuan Samapta dan Polsek Negara Batin.

Namun, operasi tersebut berujung tragis karena gugurnya tiga anggota kepolisian.

Baca Juga: Kebut Banget! Revisi RUU TNI Siap Dibawa ke Sidang Paripurna untuk Menjadi Undang-Undang, Dwifungsi ABRI akan Kembali Terjadi?

3. Mengalami Luka Tembak di Kepala

Tiga personil yang gugur di Way Kanan kini menjalani autopsi untuk perkembangan lebih lanjut dalam kasus ini.

Diketahui bahwa ketiga jenazah polisi itu sudah tiba di Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung pada Selasa Pukul 01.52 WIB.

4. Tempat Sabung Ayam Diduga Milik Anggota TNI

Berdasarkan fakta yang didapat sampai saat ini, diduga perjudian sabung ayam ini dimiliki oleh dua anggota TNI.

Saat ini, TNI masih melakukan penyelidikan yang diduga pihaknya telah membunuh tiga polisi saat penggerebekan tempat sabung ayam.

Baca Juga: Dua Oknum TNI Ditangkap, Diduga Terlibat Penembakan Polisi saat Penggerebekan Sabung Ayam di Lampung

5. Iptu Lusiyanto Sempat Bagikan Takjil

Kapolsek Negara Batin, Iptu Lusiyanto, diketahui sempat membagikan takjil kepada masyarakat sebelum insiden penembakan di Way Kanan, Lampung.

Saat itu, almarhum bersama anggota kepolisian lainnya membagikan sekitar 50 paket takjil kepada warga yang menjalankan ibadah puasa.

6. Terdapat Banyak Senpi di Lokasi Kejadian

Berdasarkan fakta yang didapat, lokasi sabung ayam tersebut merupakan area hitam karena banyak beredar senjata api (senpi) rakitan.

Baca Juga: Disamakan dengan Praktik Orde Baru, KSAD Tegaskan Loyalitas 100 Persen terhadap Revisi RUU TNI

7. Oknum TNI Sudah Menyerahkan Diri

Oknum TNI yang diduga melakukan penembakan telah menyerahkan diri dan kini ditahan di Detasemen Polisi Militer (Denpom) II/3 Lampung.

Walau begitu, identitas dari pelaku penembakan serta kronologi kejadian masih belum diungkapkan secara detail.

Demikianlah tujuh fakta terbaru dari tiga polisi yang tewas ditembak oleh oknum TNI di Lampung.***

Reporter Muhammad Nandava Prapdhianto
Editor Tedi Rukmana