AYOJAKARTA.COM - Nama Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar atau Cak Imin masih menjadi perbincangan hangat.
Usai deklarasi sebagai cawapres pasangan Anies Baswedan di Pilpres 2024 mendatang, banyak pihak masih menyoroti sosok Cak Imin.
Kiprah Cak Imin di dunia perpolitikan memang cukup berpengaruh di Indonesia.
Namun, sosoknya tak lepas dari kontroversi. Termasuk, baru-baru ini ia diduga terlibat kasus korupsi pengadaan sistem perlindungan TKI di Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) 2012 silam.
Baca Juga: Pemeriksaan Cak Imin Terkait Dugaan Korupsi Ditunda, KPK Bakal Periksa di Hari Kamis
Dilansir ayojakarta.com dari suara.com, berikut 5 kontroversi Cak Imin yang jadi sorotan publik:
1. Diduga Terlibat Skandal Meikarta
Aktif di dunia politik, tak membuat nama Cak Imin aman-aman saja. Pada tahun 2018 lalu, Cak Imin muncul sebagai salah satu nama yang masuk dalam penyelidikan kasus Meikarta.
Kasus Meikarta ini bernilai sangat besar. Cak Imin kala itu diperiksa sebagai saksi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Pemeriksaan terhadap Cak Imin karena dia diduga menerima uang suap dari bos PT. Lippo Group, James, Riady.
Namun, hingga saat ini belum ada penjelasan lebih lanjut apakah Vak Imin memang terlibat sebagai salah satu yang menerima suap. Cak Imin masih malang melintang menjadi Wakil Ketua DPR RI.
2. Cak Imin Usul Tunda Pemilu 2024
Ini juga menjadi salah satu kontroversi Cak Imin yang disoroti publik.
Ia mengusulkan penundaan Pemilu 2024. Hal ini didasari, karena dirinya mendapat aspirasi dari pelaku UMKM.
Usulan tersebut menjadi kontroversial, sebab Cak Imin seolah dianggap memanfaatkan waktu yang ada untuk menaikkan elektabilitasnya sebagai tokoh politik.
Namun, terkait isu penundaan Pemilu 2024 ini akhirnya secara resmi tak diindahkan setelah KPU merilis jadwal Pemilihan Umum 2024 yang akan diawali dalam waktu dekat ini.
3. Ajukan Diri jadi Capres
Sebelum menjadi cawapres mendampingi Anies Baswedan di Pilpres 2024, Cak Imin pernah mengajukan diri sebagai capres.
Ajuan itu ia lakukan ketika akan bergabung dengan Koalisi Indonesia Bersatu atau KIB. Dimana, partai yang masuk dalam KIB antara lain adalah Golkar, PAN, dan PPP.
Namun pengajuan dirinya sebagai capres di 2024 ditolak oleh ketiga ketua umum partai politik yang sudah ada sebelumnya.
Pengajuan diri Cak Imin sebagai capres dinilai tidak masuk akal. Sebab, koalisi tersebut dikabarkan telah memiliki nama calon sendiri.
4. Bentuk Koalisi Semut Merah
Pengajuan dirinya sebagai capres ditolak, Cak Imin tak langsung diam begitu saja.
Ia justru menginisiasi pembentukan koalisi baru dengan nama Koalisi Semut Merah. Koalisi ini disebuy-sebut mengangkat nama yang cukup besar di Indonesia sebagai capres dan cawapres, yakni Muhaimin Iskandar dan Sri Mulyani.
Namun, langkah yang diambilnya ini rupanya tak berlangsung lama. Karena, manuver politik terbarunya mengindikasikan ada langkah besar yang telah diambil oleh salah satu pimpinan partai tersebut.
5. Duet dengan Prabowo Subianto
Kabar Cak Imin yang merapat kepada Prabowo Subianto cukup mengejutkan publik.
Manuver politik ini mucul karena hasil kunjungan Cak Imin ke kediaman Prabowo belum lama ini.
Hanya saja, kabar tersebut dinilai cukup kontradiktif. Sebab, pembessar PKB menyatakan tak rela jika Cak Imin sekedar menjadi wakil presiden saja.
6. Diduga Lakukan Kudeta terhadap PKB
Cak Imin disebut-sebut mengkudeta Abdurrahman Wahid atau Gus Dur untuk mendapatkan kursi kepemimpinan PKB.
Isu tersebut sejatinya sudah muncul sejak lama, bahkan di tahun 2008 sempat menyabkan internal PKB memanas.
Baca Juga: Jadikan Cak Imin sebagai Cawapres, Elektabilitas Anies Baswedan Masih Tidak Terlalu Kuat di NU
Baru-baru ini cak Imin buka suara soal tudingan tersebut, dan mengaku dirinyalah yang dikudeta Gus Dur.