Nasional

Ahmad Sahroni Blak-blakan Sebut Partai Demokrat Paksa AHY Jadi Cawapres Anies Baswedan, Benarkah Itu?

Oleh: Rosandra Gisca Andyna Senin 12 Jun 2023, 11:50 WIB
Ahmad Sahroni

AYOJAKARTA.COM -- Bendahara Umum Partai NasDem, Ahmad Sahroni mengungkapkan secara blak-blaksan soal siapa Cawapres Anies Baswedan pada Pilpres 2024 mendatang.

Meskipun belum secara resmi, rupanya menurut Ahmad Sahroni ada pemaksaan terhadap bakal Cawapres Anies Baswedan.

Dimana menurut Ahmad Sahroni, pihak Partai Demokrat yang diketuai Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memaksa putra Susilo Bambang Yudhoyono itu untuk menjadi Cawapres pendamping Anies Baswedan.

Baca Juga: Partai Demokrat Bantah Soal Paksa Anies Baswedan Jadikan AHY Sebagai Bacawapres: Mungkin sedang Halu

Demokrat sendiri juga sempat memberikan ancaman agar Anies Baswedan segera mengumumkan siapa calon pendampingnya, jika tidak makan dukungan bagi Anies akan dievaluasi.

Ahmad Sahroni mewakili Partai NasDem pun menanggapi hal tersebut dengan menghargai hak demokrat untuk melakukan evaluasi jika Anies tidak segera mengumumkan bakal Cawapresnya di bulan Juni ini.

Ahmad Sahroni menyatakan memang wajar apabila partai politik mendorong kadernya agar maju di Pilpres 2024 termasuk ingin menjadi pendamping Anies Baswedan.

Baca Juga: Pendukung Anies Baswedan Mengalami Ini saat Sosialisasi, Indikasi Upaya Penjegalan Terjadi Sejak Deklarasi?

Namun Ahmad Sahroni juga mengingatkan bahwa siapapun boleh mendorong kadernya untuk maju namun tetap keputusan siapa calon pendamping tetap ada di tangan Anies.

Bahkan secara blak-blakan Sahroni menyebut bahwa Partai Demokrat memaksa AHY untuk menjadi Cawapres Anies.

“Namanya partai besar juga pengen kader sendiri yang muncul sebagai Cawapres Anies. Mereka maksa pokoknya untuk AHY mendampingi Anies,” ujar Sahroni dilansir dari siaran Youtube Kompas TV, Selasa (12/6/2023).

Di sisi lain, Partai Demokrat membantah bahwa telah memaksakan AHY untuk mendampingi Anies.

Partai Demokrat hanya berujar bahwa menginginkan agar Anies Baswedan segera mengumumkan siapa calon pendampingnya di Pilpres 2024 nanti.

Baca Juga: GADUH! Anies Baswedan Tak Kunjung Deklarasikan Cawapres, Partai NasDem: Jangan Dipaksa-Paksa

Hal itu lantaran agar waktu kampanye dan sosialisasi ke publik dapat segera dilakukan.

“Kami minta untuk segera diputuskan bukan memaksa-maksa harus kemudian mas AHY, bukan dalam konteks itu. Disini konteksnya adalah kalau melihat hasil survey ini banyak masyarakat yang masih ragu, bahwa mas Anies ini maju atau tidak,” ujar Herman Khaeron, Ketua BPOKK DPP Partai Demokrat.

Menurutnya waktu kampanye hanya tinggal 7 bulan saja menjelang Pilpres, maka harapannya agar tidak ada waktu mepet untuk kampanye dan menyiapkan semuanya.

Herman juga membandingkan koalisinya dan koalisi lain yang dilihatnya sudah melaju lebih cepat dan mulai berkeliling kemana-mana.***(Rosandra Gisca Andyna)

Reporter Rosandra Gisca Andyna
Editor Wahyu Vitaarum