AYOJAKARTA.COM - Desas-desus Partai Demokrat memaksa Anies Baswedan untuk menjadikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai bakal calon Wakil Presiden (bacawapres) belakangan sering terdengar.
Seperti diketahui, Anies Baswedan hingga kini belum mengumumkan siapa yang akan menjadi cawapres yang akan mendampinginya di Pemilu 2024 mendatang.
AHY menjadi salah satu orang yang digadang-gadang menjadi cawapres Anies Baswedan.
Baca Juga: Sebelum Kurban Idul Adha, Perhatikan 4 Hal Penting Ini agar Diterima Allah SWT
Namun, Partai Demokrat membantah soal tuduhan adanya paksaan dari pihaknya untuk menjadikan AHY sebagai bacawapres Anies.
Dilansir dari YouTube tvOneNews pada Senin, 12 Juni 2023 Herzaky Mahendra Putra, Koordinator Juru Bicara DPP Partai Demokrat mengatakan bahwa pihaknya konsisten untuk menyerahkan soal bacawapres pada Anies.
Partai Demokrat memberikan ruang bagi eks Gubernur DKI Jakarta ini untuk memilih pasangannya di Pemilu 2024.
“Kalau bacawapres itu diserahkan kepada capres untuk membentuk dan memilih pasangan yang bisa memenangkan Pilpres 2024,” kata Herzaky.
Baca Juga: Apakah Kurban Idul Adha Itu Wajib Dilaksanakan Umat Muslim? Simak Penjelasannya di SINI!
Herzaky Mahendra menegaskan bahwa partainya tidak memaksakan agar anak dari SBY ini menjadi bacawapres Anies, begitu juga dengan PKS.
Sehingga menurutnya jika ada yang mengatakan kalau Partai Demokrat memaksa cawapres Anies harus AHY itu kemungkinan sedang halu.
“tidak ada Partai Demokrat itu memaksakan cawapresnya mas AHY begitu juga dengan teman-teman PKS, kalau kemudian ada yang menyebut kami memaksakan cawapres Mas Anies adalah Mas AHY mungkin sedang halu mungkin,” ujarnya.
Herzaky juga menyinggung soal adanya upaya seseorang untuk menggeser dengan berbagai taktik.
“kalau yang lain mau geser-geser jangan banyak taktik, kalau kami jelas kami kompak, kami solid di koalisi perubahan bersama Anies Baswedan,” ujarnya.
Sementara itu, Andi Arief, Ketua Bappilu Partai Demokrat juga sempat menyampaikan akan memberikan usul pada Anies agar segera mendeklarasikan siapa pasangannya pada bulan Juni.
“memang ada kecenderungan menurun dari survei indikator. Dugaan kami adalah lambannya proses demokrasi. Jadi kita akan mengajukan usul ke Pak Anies agar bulan Juni ini segera dideklarasikan.” kata Andi Arief seperti yang dikutip dari Kompastv.***

Share this article
AHY menjadi salah satu orang yang digadang-gadang menjadi cawapres Anies Baswedan. Anies Baswedan hingga kini belum mengumumkan cawapresnya.