Nasional

Rekam Jejak 3 Kandidat Terkuat Bakal Cawapres Bagi Anies Baswedan, Siapa yang Paling Berpeluang Besar?

Oleh: Dyah Arum Ratri Kamis 25 Mei 2023, 16:07 WIB
Sohibul Iman selaku Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS membocorkan tiga kandidat terkuat yang berpeluang besar bakal ditunjuk sebagai bakal cawapres bagi Anies Baswedan.

AYOJAKARTA.COM – Sosok yang akan ditunjuk sebagai bakal calon wakil presiden (cawapres) mendampingi capres Anies Baswedan masih terus membuat publik penasaran.

Pasalnya, setelah deklarasi Anies Baswedan sebagai capres di Pilpres 2024, hingga saat ini sosok cawapresnya tak kunjung diumumkan.

Namun beberapa waktu lalu, Sohibul Iman selaku Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS membocorkan tiga kandidat terkuat yang berpeluang besar bakal ditunjuk sebagai bakal cawapres bagi Anies Baswedan.

Sohibul Iman menuturkan ada lima nama kandidat, di mana tiga di antaranya adalah Ketua Umum partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), mantan Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) dan Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: Waduh! Bakal Capres Anies Baswedan Dipolisikan karena Pidato Disebut Mengundang Keributan? NasDem Ungkap...

Sedangkan untuk dua kandidat lain yang berpeluang ditunjuk sebagai cawapres Anies Baswedan, Sohibul Iman enggan menuturkan.

Wakil Ketua Majelis Syuro DPP PKS juga membeberkan jika ketiga nama tersebut akan diusulkan ke koalisi pendukung Anies Baswedan.

Namun, untuk penentuan siapa yang akan dipilih, sepenuhnya diserahkan kepada Anies Baswedan.

Pastinya masyarakat kemudian penasaran dengan rekam jejak ketiga kandidat terkuat bakal calon wakil presiden bagi Anies Baswedan tersebut.

Berikut rekam jejak tiga kandidat terkuat bakal cawapres bagi Anies Baswedan seperti dilansir dari laman Suara.com pada Kamis, 25 Mei 2023.

Baca Juga: Hidup di Era Industri Terkini, Anies Baswedan Ingatkan Kaum Muda Indonesia Melakukan Hal Ini agar Menang

1. Agus Harimurti Yudhoyono (AHY)

AHY memulai karir di dunia politik sejak tahun 2017 silam usai dirinya memutuskan pensiun dari militer.

Saat itu, AHY masih menjabat sebagai mayor, kemudian maju di pemilihan Gubernur DKI Jakarta bersama Sylviana Murni.

Namun, dirinya kalah di putaran Pilgub DKI yang pertama dengan perolehan suara 17,06 persen.

Setelah itu dirinya dipercaya menjadi Komando Tugas Bersama (Kogasma) untuk pemenangan Partai Demokrat di Pileg 2019.

Hasilnya, elektabilitas Partai Demokrat naik pesat menjadi 7,8 persen padahal awal nya hanya 4–5 persen saja.

Kemudian, AHY ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat dalam Kongres V Partai Demokrat Maret 2020 lalu.

Baca Juga: Anies Baswedan Ngaku Sudah Kantongi Nama Cawapres Pendampingnya, Ini Tiga Kandidatnya

2. Ahmad Heryawan

Politikus yang akrab disapa Aher ini merupakan kelahiran Sukabumi, 19 Juni 1966.

Aher pernah menjabat sebagai Gubernur Jawa Barat selama dua periode yakni tahun 2008-2013 dan 2013-2018.

Selain itu, Aher juga pernah menjajal karir sebagai Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta periode 2004-2009.

Tak hanya dari segi politik, Aher juga dikenal aktif berorganisasi, salah satunya ia pernah bergabung di Pengurus Besar Persatuan Umat Islam (PUI) sebagai Ketua Umum sejak 2004.

Aher juga dikenal aktif sebagai pendakwah dan dunia Pendidikan, sebelum masuk dunia politik, dirinya sempat mengajar di beberapa perguruan tinggi.

Seperti Ma’had Al Hikmah, Dirosah Isla miyyah Al Hikmah, Universitas Ibnu Khaldun Bogor, Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia Jakarta, dan Pusat Studi Islam Al Manar.

Baca Juga: Anies Baswedan Tidak Risau Elektabilitasnya Tertinggal, Ini Alasannya

3. Khofifah Indar Parawansa

Dikenal sebagai politikus perempuan yang cukup terkenal di Indonesia, saat ini Khofifah menjabat sebagai Gubernur Jawa Timur (Jatim).

Sebelumnya, Khofifah juga sempat menjabat sebagai Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan di era Presiden Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Kemudian, dia menjabat sebagai Menteri Sosial di era pemerintahan Presiden Joko Widodo yang pertama.

Tak hanya itu, Khofifah juga tergabung dalam organisasi islam yakni menjabat sebagai Ketua Umum Muslimat NU.

Berikut sederet jabatan strategis yang pernah dipegang oleh Khofifah Indar Parawansa:

1. Pimpinan Fraksi Partai Persatuan Pembangunan DPR RI (1992–1997)

2. Anggota Komisi II DPR RI (1997–1998)

3. Wakil Ketua DPR RI (1999)

4. Sekretaris Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa MPR RI (1999)

5. Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan (1999–2001)

6. Kepala Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (1999–2001)

7. Ketua Komisi VII DPR RI (2004–2006)

8. Ketua Fraksi Kebangkitan Bangsa MPR RI (2004–2006)

9. Anggota Komisi VII DPR RI (2006)

10. Menteri Sosial Kabinet Kerja (2014–2018)

Kini, seperti yang diketahui, Khofifah menjadi Gubernur Jatim.***

Reporter Dyah Arum Ratri
Editor Tedi Rukmana