AYOJAKARTA.COM – Anies Baswedan sebagai bakal Capres 2024 menjadi sorotan karena isi pidatonya yang disebut kontroversial dan diduga menyinggung pihak lain.
Anies Baswedan sempat memberikan kritik kepada pemerintah dan juga menyinggung bakal Capres lainnya.
Akibatnya Anies Baswedan dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh Relawan Ganjar Pranowo yang terganggu dengan pidato Anies.
Dilansir AyoJakarta.com dari laman suara.com (25/5/2023), Relawan Ganjar Pranowo melaporkan Anies Baswedan ke Bareskrim Polri karena pidatonya yang membandingkan pembangunan jalan di masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Joko Widodo (Jokowi).
Gagasan ini Anies Baswedan sampaikan pada Milad PKS dengan mengatakan bahwa jalan tol yang dibangun pada era Jokowi adalah 1.569 kilometer.
Sedangkan pada era SBY telah dibangun jalan tak berbayar sepanjang 144 ribu kilometer yang jauh lebih panjang dibanding pembangunan jalan pada masa Jokowi.
“Jalan tak berbayar yang dibangun (era SBY) adalah sepanjang 144.000 km atau 7,5 kali lipat,” kata Anies Baswedan.
Baca Juga: Registrasi Rekrutmen Bersama BUMN 2023 Ditutup, Ini Materi Soal Tes Tahap 1 TKD dan AKHLAK!
Walaupun laporan tersebut ditolak oleh Bareskrim Polri tetapi hal ini mengusik Partai Nasdem yang mengusung Anies Baswedan.
Menurut pihak Nasdem, Anies Baswedan hanya memberikan gagasannya dalam pidato. Hal ini dinilai memang wajar terjadi bagi para bakal Capres.
Jadi pihak lain harus terbiasa dengan adu gagasan yang dikeluarkan oleh masing-masing kandidat Capres. Pendapat tersebut disampaikan oleh Ketua DPP Nasdem Taufik pada Rabu (24/5/2023).
Pihak Nasdem menyayangkan pelaporan yang dibuat oleh Relawan Ganjar Pranowo karena menurut Taufik seharusnya pihak lain membalas gagasan Anies dengan gagasan lain karena wajar ada perbedaan pendapat dan gagasan, bukan justru membalasnya dengan membuat laporan.
“Semestinya ada perbedaan pandangan dan pendapat yang disampaikan di ruang publik maka dijawab dengan pendapat yang lain untuk pendapat saling diadu, untuk melihat kekuatan kevalidan pendapat yang disampaikan tersebut,” kata Taufik.
Pihak Nasdem menilai bahwa pihak yang membuat laporan mengenai Anies Baswedan justru menunjukkan bahwa pihaknya tidak siap untuk adu gagasan dan lebih memilih untuk membuat laporan ke kepolisian.
Dibandingkan dengan bakal Capres lain yaitu Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto, Anies Baswedan merupakan sosok yang lebih sering mengutarakan gagasannya pada ruang publik.
Baca Juga: Tagihan Iuran BPJS Kesehatan Menunggak, Apa Ada Denda? Begini Ketentuannya
Tidak jarang gagasan yang disampaikan oleh Anies dinilai sebagai kritik yang pedas. Anies Baswedan sendiri menuliskan di kanal YouTubenya bahwa pendapatnya mengundang keributan.***

Share this article
Anies Baswedan sebagai bakal Capres 2024 menjadi sorotan karena isi pidatonya yang disebut kontroversial dan diduga menyinggung pihak lain.