AYOJAKARTA.COM – Selain menghadiri peresmian kantor DPW Partai Nasdem di Bangka Belitung, Anies Baswedan juga hadir di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung, Senin, 22 Mei 2023.
Bertindak sebagai pembicara dalam acara Kuliah Tamu, Anies Baswedan memberikan sejumlah gagasan kepada para peserta.
Mengangkat tema "Tarekat Pendidikan Membentuk Peradaban Indonesia Maju", Anies Baswedan mengingatkan peran penting generasi muda.
Dinamika hidup kaum muda yang terasah secara berkelanjutan di lingkungan kampus menurut Anies merupakan modal penting untuk melakukan perubahan.
Baca Juga: Anies Baswedan Ngaku Sudah Kantongi Nama Cawapres Pendampingnya, Ini Tiga Kandidatnya
Mengenang saat masih menjadi mahasiswa, Anies juga menceritakan bagaimana situasi politik di masa orde baru.
“Tapi kita semua yakin bila pergerakan mahasiswa ini dijaga staminanya, maka mahasiswa akan menjadi motor penggerak perubahan begitu kesempatan terbuka,” jelas Anies.
Anis menambahkan, bahwa kesempatan bukan untuk ditunggu, melainkan perlu ada ikhtiar dan perjuangan guna memperoleh perubahan.
Sebab anak muda menurut Anies adalah pemilik perubahan dan pemilik dari kehidupan di masa yang akan datang.
Baca Juga: Anies Baswedan Tidak Risau Elektabilitasnya Tertinggal, Ini Alasannya
“Anak muda adalah pendorong perubahan, anak muda itu pemilik masa depan,” terang Anies mengingatkan pentingnya kesadaran kaum muda.
Berbeda dengan orang tua yang bercerita tentang masa lalu, maka anak muda adalah perancang dari masa depan, demikian katanya.
Kaum muda menurut Anies bukanlah semata-mata bahasan mengenai bilangan usia seseorang, kaum muda lebih dari itu.
“Muda atau bukan dari usia, tetapi apa yang ada di dalam pikiran serta menjadi tindakan,” ujar Anies di hadapan para peserta.
Menurut Anies, tua adalah seseorang yang terus membahas tentang masa lalu, sedangkan seseorang yang membahas dan menggagas tentang masa depan adalah kaum muda.
“Bila yang dibahas adalah masa lalunya dia sudah tua, tetapi bila yang dia bahas adalah masa depan maka dia sesungguhnya masih muda,” lanjutnya.
Dalam kehidupan berbangsa, sejarah juga telah mencatat betapa kaum muda Indonesia juga telah banyak berperan dalam merancang perubahan.
Menyesuaikan situasi dengan periode saat ini, Anies Baswedan mengajak agar kaum muda Indonesia fokus memandang masa depan.
“Karena itu saya ingin mengajak kepada semua untuk menatap kedepan, karena perubahan berjalan dengan cepat sekali,” pesan Anies.
Karena itu, Anies juga mengingatkan agar kaum muda tidak terpaku pada perubahan lokal atau yang bersifat domestik.
Lebih dari itu, Anies berharap agar kaum muda bisa tetap beradaptasi dan bersaing dengan perubahan zaman.
“Jangan Anda kalah karena tidak bisa membaca perubahan yang berjalan begitu cepat!” pungkasnya.***

Share this article
Mengangkat tema "Tarekat Pendidikan Membentuk Peradaban Indonesia Maju", Anies Baswedan mengingatkan peran penting generasi muda.