AYOJAKARTA.COM--AG kekasih Mario Dandy diketahui telah terlibat dalam kasus penganiayaan David Ozora.
AG sendiri telah divonis selama 3,5 tahun atas kasus yang menyeretnya dengan sang kekasih, Mario Dandy.
Namun tahukah kalian, ada hal yang tidak banyak diketahui oleh banyak orang terkait AG dalam kasus penganiayaan pada David Ozora.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Twitter @eramus70 pada Minggu, 14 Mei 2023 berikut ulasannya.
Baca Juga: Maju Tak Gentar! Banding Ditolak di PT DKI Jakarta, AG Gercep Siap Tempuh Kasasi
Akun tersebut mengungkapkan perihal penyesalan ibunda dari kekasih Mario Dandy usai anaknya terlibat dalam kasus penganiayaan.
Akun tersebut menyebutkan bahwa sang Ibunda menyesal pada hari di mana terjadinya penganiayaan, ia tidak bersama dengan putrinya.
”Seandainya waktu bisa dikembalikan, Tuhan. Saya mau menemani anak saya waktu itu, Tuhan," ucap Ibu AG.” cuit @eramus70.
Akun tersebut menjelaskan bahwa di hari penganiayaan David, AG sebetulnya sudah membuat janji facial dan mengajak ibunya.
“Ini bukti yg buat saya yakin AG tidak dalam perencanaan penganiayaan D,” tulisnya
“Knp? Krn di hari itu, AG membuat janji facial, meminta ibunya menemani, penyesalan terbesar ibu AG,” lanjutnya.
Disebutkan bahwa pada 20 Februari kemarin AG mengajak ibu dan tantenya melakukan facial.
Namun berhubung keduanya tak bisa, barulah ia mengajak Mario Dandy.
Menurutnya, gadis berusia 15 tahun ini tidak tahu rencana jahat Mario Dandy.
“Di 20 Februari itu AG hrusnya facial, dia ajak ibu dan tantenya. Ibunya gak bisa krn harus temeni ayahnya terapi, ayahnya AG stroke. Krn ibu dan tantenya gak bisa, dia baru ajak dandy,” tulisnya.
“Anak ini gak pernah tau dandy punya rencana menganiaya, gak pernah tau hari itu jadi Petaka,” lanjutnya.
Adanya kasus tersebut membuat sang Ibunda menyesal kenapa ia tidak menemani putrinya facial saat itu.
“Penyesalan terbesar ibu AG, adalah harusnya dia menemani AG facial,” cuitnya.
Akun Twitter tersebut juga menyampaikan bahwa ibu dari kekasih Mario Dandy ini sampai menyalahkan suaminya yang sakit.
”Saya marah ke ayah AG, sy bilang ‘kalau kamu gak sakit’, anak kita gak begini” Patah hati gw dengarnya,” lanjutnya.***