Nasional

Buntut Debat Panas Mahfud MD dengan Komisi III Anggota DPR RI, Sejumlah Guru Besar Se Indonesia Bikin Petisi

Oleh: Karseno AJ Senin 03 Apr 2023, 10:26 WIB
Profesor Mahfud MD saat menerima lukisan karya Perupa Wuri Hantoro berpakaian flanel merah di Kampus UIN Sunan Kalijaga .

AYOJAKARTA.COM---Usaha Menko Polhukam yang juga merupakan Ketua Komite TPPU Mahfud MD dalam melawan tindak pidana pencucian uang memasuki babak baru.

Dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI 29 Maret 2023 lalu, Mahfud MD sempat dihujani pertanyaan dari sejumlah anggota Komisi III.

Rapat kerja antara Komisi III DPR RI dengan Mahfud MD yang berjalan selama sekitar delapan jam tersebut, berjalan cukup panas.

Berkaitan dengan hal tersebut, sejumlah Guru Besar menyatakan dukungan kepada Ketua Komite TPPU Mahfud MD.

Sehubungan dengan adanya transaksi janggal mencapai Rp 349 triliun rupiah, Rektor Unissula Semarang Prof. DR. H. Gunarto memberi tanggapan.

Menurut Rektor Unissula Semarang, langkah Menko Polhukam Mahfud MD terkait pembentukan Panitia Khusus perlu mendapat dukungan dan apresiasi.

Baca Juga: Bambang Pacul Keceplosan Saat Diminta Mahfud MD Teruskan UU Perampasan Aset Korupsi: Lobinya Jangan di Sini

“Kita juga menginginkan DPR RI untuk segera melakukan pembentukan Pansus untuk menuntaskan dugaan tindak pidana pencucian uang,”ujar Prof. DR. H. Gunarto.

Dalam petisi yang disampaikan para Guru Besar dari berbagai Perguruan Tinggi se Indonesia tersebut, mereka mendukung langkah Ketua Komite TPPU.

Selain Rektor Unissula Semarang Prof. DR. H. Gunarto, sejumlah Rektor dari beragam Universitas juga menyatakan dukungan.

Prof. Suradi W. Saputra dan Prof Barda Nawawi dari Universitas Diponegoro, Prof Asep Saifudin dari IPB, dan Prof Bustanil Arifin dari Unila merupakan pendukung Mahfud MD.

Baca Juga: Waduh! BW Tuding DPR Alihkan Fokus Pengungkapan Rp 349 T dengan Sengaja Perdebatkan Hal Lain, Apa?

Terkait dengan adanya dukungan dari para Guru Besar sejumlah Universitas se Indonesia, Guru Besar UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta ikut memberi tanggapan.

Menurut Prof. Iswandi Syahputra, keberanian Ketua Komite TPPU Mahfud MD dalam rapat dengan Komisi III memiliki pesan penting yang perlu diketahui publik.

“Sebab kalau Pak Mahfud sudah berani tampil menangkis semua pertanyaan anggota Dewan, pasti punya pesan yang setara dengan keberanian tersebut,” jelasnya.

Lebih lanjut, Prof. Iswandi Syahputra menganggap bahwa langkah tersebut merupakan momentum agar semua pihak ikut terlibat.

Panasnya perdebatan dan keberanian antara para anggota DPR RI dengan Ketua Komite TPPU juga perlu disikapi lebih dalam lagi.

Baca Juga: Kecam Aliran Dana Rp 349 T Kemenkeu yang Bocor ke Publik, Arteria Dahlan Ungkap Ternyata Ini Alasan Rahasiakan

“Agar semua pihak terlibat membuka apa yang sedang disembunyikan Pak Mahfud, dan apa yang sedang ditutup-tutupi oleh DPR,” imbuhnya.

Para Guru Besar menilai saat ini Ketua Komite TPPU sedang berjuang sendirian, sehingga perlu mendapat dukungan.

“Kami menangkap pesan, sebenarnya Pak Mahfud sedang berjuang sendiri, dan keberanian itu harus didukung publik,” ujarnya.

Demikian seperti dikutip Ayojakarta pada Senin, 3 Maret 2023 dari kanal Youtube tvOneNews. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Kiki Dian Sunarwati