AYOJAKARTA.COM - Banjir bandang melanda Desa Sukalaksana, Kecamatan Sukanagara, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.
Akibat dari banjir bandang yang landa Cianjur ini, ribuan ekor ayam hanyut terbawa arus.
Tak hanya itu, ayam ternak milik salah satu warga Cianjur tersebut juga banyak yang mati.
Baca Juga: Sebut Transaksi Janggal Rp349 T Bisa untuk Biayai IKN, Pakar Komunikasi Politik Dukung Mahfud MD
Banjir bandang yang melanda Cianjur itu diketahui terjadi pada Minggu, (26/3/2023) pada pukul 17.00 WIB.
Banjir bandang di Cianjur diduga terjadi karena selokan meluap.
Rupanya, selokan itu meluap usai hujan deras yang terjadi dalam waktu cukup lama.
Hingga akhirnya luapan tersebut masuk ke pemukiman serta kandang ayam miliknya.
Melansir dari akun Instagram @lambeturah_official, terekam momen saat ayam-ayam hanyut dan mati.
Pilu suara tangisan pun turut terdengar saat video itu diambil oleh seorang perekam.
"Allahu Akbar," kata suara perekam dikutip AyoJakarta pada Selasa, (28/3/2023).
Diketahui bahwa banjir bandang tersebut mencapai ketinggian 50 centimeter.
Kemudian inilah yang mengakibatkan ternak-ternak itu hanyut dan terkena banjir.
Bahkan ayam milik peternak itu, mencapai 2.200 ekor yang mati karena banjir.
Kebanyakan ternak itu milik peternak tersebut hanyut terbawa banjir, karena kandang jebol.
Selain itu ayam ternak milik Asep mati usai terendam banjir.
Dari kejadian ini, Asep mengaku mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah.
Sebab ayam-ayam itu rencananya akan dipanen untuk momen lebaran tahun ini.***