AYOJAKARTA.COM – Mantan anak buah Ferdy Sambo, Richard Eliezer ternyata keberatan untuk melakukan wawancara.
Pasalnya wawancara Richard Eliezer itu dilakukan oleh salah satu televisi swasta.
Meski Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) sudah melayangkan surat resmi agar wawancara tersebut tidak ditayangkan.
Namun, stasiun TV tetap menayangkan Richard Eliezer.
Baca Juga: Bukan Ancaman, Ketua LPSK Ungkap Alasan Richard Eliezer Tidak Boleh Diwawancara, Apa Itu?
Ketua LPSK, Hasto Atmojo Suroyo menyebut Polisi asal Manado itu keberatan untuk wawancara.
Hal tersebut diungkap oleh Hasto Atmojo Suroyo dalam perbincangannya dalam YouTube Deddy Corbuzier.
“Lah ya itu yang dia bilang tadi, sebenarnya saya keberatan, menurut pengakuan yang bersangkutan ya,” kata Hasto Atmojo, dikutip pada Jumat, 24 Maret 2023.
Dikatakan Hasto, Richard Eliezer mau melakukan wawancara lantaran ada perintah dari pihak tertentu.
Baca Juga: LPSK Hentikan Perlindungan Buat Richard Eliezer Nangis, Makanan Hingga Cucian Tak Diamankan Lagi
Akan tetapi Ketua LPSK itu tidak menyebut pihak yang mana, dan siapa yang memberikan perintah itu.
Lebih lanjut Hasto menegaskan yang terpenting yakni surat resmi, apapun kondisinya.
“Bagaimanapun situasinya setelah terjadi perekaman itu, mestinya yang harus diprioritaskan kan surat resminya,” tegas Hasto.
Menurut pengakuan Ketua LPSK, tidak pernah ada surat resmi kepada LPSK dari stasiun TV tersebut.
Hanya ada surat kepada Kementerian Hukum dan Ham (Kumham) yang tembusannya kepada LPSK.
“Tidak pernah (surat resmi), hanya surat tembusan, media ini mengirimkan surat ke Kumham surat permohonan tembusannya salah satunya ke LPSK, itu saja,” ungkap Hasto.
Meski sudah tahu ada surat tembusan, namun surat tersebut diberikan dalam waktu yang mepet dengan wawancara.
“Iya (sudah tahu) tapi kan mepet sekali dapat suratnya,” sebut Hasto.
“Jadi Selasa malam saya terima itu, Rabu mereka mulai mewawancara, saya juga baru tahu Rabu itu dilakukan wawancara,”lanjutnya.
“Setelah wawancara kami menyusuli surat resmi, tayangnya hari Kamis,” pungkas Hasto.***