AYOJAKARTA.COM---Nama Rafael Alun Trisambodo menjadi sorotan KPK usai harta kekayaan yang dimilikinya viral.
Seperti yang diketahui sebelumnya, harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo sempat diperiksa oleh KPK.
Dari situlah akhirnya ditemukan sejumlah harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang dinilai tidak wajar.
Bahkan Rafael Alun Trisambodo diduga melakukan pencucian uang dengan berbagai cara.
Melansir dari kanal YouTube tvOneNews, diketahui cara Rafael Alun Trisambodo, ayah Mario Dandy mencuci harta kekayaannya.
Baca Juga: Bikin Geleng-geleng! KPK Temukan 134 Pegawai Ditjen Pajak Miliki Saham di 280 Perusahaan, Berisiko?
Salah satunya dengan cara 'nominee' atau pinjam nama orang lain untuk menyimpan hartanya.
Tak hanya itu, Rafael Alun Trisambodo juga diduga membagi-bagi uangnya kepada sejumlah kerabat dan orang sekitar.
Hal ini akhirnya membuat Eks Pimpinan KPK, M. Jasin angkat bicara.
Ia menyebut kajian sistem KPK haruslah diperbaiki lagi.
Kemudian Jasin menyampaikan jika sejak dulu keinginan agar Kemenkeu dibenahi, aspek-aspek yang merugikan rakyat harus diperhatikan lebih dulu.
Baca Juga: Mencengangkan! Dana Tak Wajar Kemenkeu Senilai Rp 300 Triliun, Mahfud MD Tegas: Harus Dilacak
Sebab menurutnya, pajak merupakan uang rakyat yang harusnya untuk pendapatan negara, namun kenyataannya justru masuk ke rekening para pegawainya. Bahkan bisa jadi sangat gendut karena nominalnya fantastis.
Hal inilah yang menurut Eks KPK akan melukai rasa keadilan rakyat.
Sehingga permainan 'nakal' ini menurut Eks KPK haruslah diamputasi.
"Inti yang ingin kita sampaikan, kalau dari dulu itu ingin membenahi Kementerian Keuangan dari aspek-aspek yang merugikan keuangan negara tentunya ya," ujarnya dikutip pada Jumat, (10/3/2023).
"Pajak seharusnya uang rakyat untuk nasional revenue atau pendapatan negara, tapi itu masuknya ke kantong-kantong pribadi, ini kan hendak melukai rasa keadilan rakyat. Jadi harus diamputasi, semua direformasi," imbunya.
Sorotan terhadap kekayaan pegawai Ditjen Pajak semakin tajam usai kasus penganiayaan anak Eks Pejabat DJP kepada anak pengurus GP Ansor, David Ozora.
Perhatian masyarakat kemudian tertuju pada mobil Rubicon yang pernah ditumpangi Mario Dandy.
Dari sinilah akhirnya berbagai pihak menyoroti harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo yang ternyata bernilai sangat besar.***