AYOJAKARTA.COM--Ronny Talapessy yang dinilai sebagai pengacara berhati mulia karena berani membela orang kecil seperti Richard Eliezer alias Bharada E ternyata ternyata selama ini dibayang-bayangi rasa ketakutan.
Bahkan Ronny Talapessy mengaku sempat mendapat masukan dari beberapa pihak untuk mundur menjadi pengacara Richard Eliezer karena kasusnya tidaklah mudah.
Namun Ronny Talapessy memutuskan untuk tetap mendampingi Richard Eliezer pada proses hukum kasus pembunuhan Yosua.
Diketahui sesaat setelah pembacaan vonis untuk Richard Eliezer, Ronny Talapessy keluar dari ruang sidang dengan menangis.
Klien dari Ronny Talapessy tersebut akhirnya mendapat vonis ringan yaitu pidana 1 tahun 6 bulan setelah sebelumnya mendapatkan tuntutan dari Jaksa berupa hukuman pidana 12 tahun.
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Uya Kuya TV (21/2/2023), Uya Kuya menanyakan apakah benar bahwa Ronny Talapessy merasa takut untuk menjadi Pengacara dari Richard.
Ronny Talapessy membenarkan pertanyaan tersebut. Ia mengaku bahwa dirinya sadar situasi untuk mendukung Richard sebagai Pengacara tidaklah mudah.
“Kita tahu bahwa situasinya kan tidak gampang ya. Ada proses penyidikan, setelah kita mendampingi Eliezer kemudian ketemu sama penyidik. Kita lihat penyidik bekerja pagi siang malam, sehingga aku melihat wah ini kerjanya betul-betul luar biasa,” ungkap Ronny Talapessy.
Meskipun mengetahui tugasnya tidaklah mudah tapi hati nurani Ronny Talapessy bergerak ingin mendampingi Eliezer untuk mendapat keadilan.
Karena Ronny Talapessy melihat bahwa Eliezer mau menyampaikan informasi dengan jujur dan mengakui kesalahannya.
Pada awal Ronny Talapessy menemui Richard Eliezer, ia mengungkapkan bahwa kliennya dalam kondisi yang tidak stabil.
Eliezer merasa khawatir dan ketakutan karena merasa dirinya tidak punya power yang cukup mengingat berasal dari keluarga yang sederhana.
“Latar belakangnya dari keluarga sederhana kemudian ketika kena kasus seperti ini kan tentunya tidak mudah,” ujar Ronny Talapessy.
Bagaimana saya sebagai pengacara harus mendampingi, memberikan nasihat hukum, kemudian bagaimana untuk meyakinkan Eliezer supaya tidak usah khawatir, tidak usah takut, semua proses akan berjalan dengan baik,” lanjutnya.
Usaha yang dilakukan oleh Ronny beserta tim Kuasa Hukum akhirnya bisa membuat Eliezer bangkit dari keterpurukan dan menjadi berani untuk menghadapi setiap proses hukum.
Ronny bahkan menganggap Richard Eliezer memiliki jiwa satria karena keberanian untuk mengungkap kebenaran.
Ada pun fakta unik dari Ronny Talapessy sebagai pendamping Eliezer ini ternyata tidak dibayar sepeser pun, pendampingannya murni karena panggilan hati.
Dalam proses hukum kasus ini Ronny tidak menyangka bahwa langkahnya tidak sendirian, karena banyak pihak yang ia temui dalam proses hukum tersebut yang mendukungnya.
“Dipertemukan dengan orang-orang baik, jadi di setiap proses penyidikan ini saya boleh sampaikan ya di kesempatan baik ini ya bahwa kami itu bertemu dengan orang-orang yang kita itu tidak pikirkan ya, orang-orang baik” kata Ronny.***