AYOJAKARTA.COM--Komedian asal Indonesia, Pandji Pragiwaksono mendapatkan banyak hujatan setelah menyenggol kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.
Dalam sebuah cuitannya, Pandji dinilai tidak menghargai perasaan dari keluarga korban Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Pada tanggal 14 Februari, komedian tersebut membuat sebuah cuitan yang mengutip headline dari berita di KOMPAS TV.
Headline berita tersebut menyatakan bahwa Putri Candrawathi yang divonis 20 tahun penjara oleh Majelis Hakim membuat Ibu Brigadir J puas.
Bukannya menyampaikan dukungannya ataupun rasa berduka cita kepada keluarga korban, Pandji malah mengulas kembali tuduhan yang diberikan kepada Brigadir J.
Sebelumnya, Brigadir J memang dituduh telah melakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi.
Namun, hal ini sudah dipatahkan berdasarkan fakta persidangan dan kesimpulan dari Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun twitter @pandji, komedian itu membuat cuitan sebagai candaan terhadap kasus pembunuhan Brigadir J.
“Kira2 Putri & Yosua di kamar berdua ngapain? Wrong Answers Only,” cuit Pandji sambil mengutip cuitan KOMPAS TV.
Melihat cuitan itu, para pengguna twitter yang merasa geram langsung menyampaikan kritikan dan hujatannya kepada komedian tersebut.
Seperti seorang pengguna yang menilai bahwa Pandji Pragiwaksono tidak bisa melihat momen dan konteks tertentu.
“gw paham goalnya komedian itu membuat orang tertawa. tapi di momen & konteks tertentu, kayaknya bener deh kalo terlalu banyak tertawa itu mematikan hati,” ujar @fadl****.
Di sisi lain, ada juga warganet yang menilai bahwa tidak sepatutnya seorang komedian membuat candaan tentang orang yang sudah meninggal.
“orang udh mninggal msh ae dbuat becandaan. emang komedian k*#$%^& lu,” tegas @klu*******.
Lalu, ada juga netizen yang menilai bahwa komedian itu tidak punya hati dan membuat malu kedua orang tuanya atas tingkah lakunya.
Pandji dinilai tidak memiliki rasa empati terhadap keluarga Brigadir J karena membuat lawakan yang tidak pantas itu.
Baca Juga: Gayus Lumbuun Anggap Hakim Dapat Tekanan dari Amicus Curiae Dalam Vonis Ferdy Sambo Cs, Ini Faktanya
“kalau nggak ada otak, minimal punya hati lah ... biar ga malu2in bapak & ibumu,” tulis @SydS******.
“Mas Panji mestinya paham yg namanya empati, bukan?” tanya @Widy*****.***

Share this article
Bukannya menyampaikan dukungannya ataupun rasa berduka cita kepada keluarga korban, Pandji malah mengulas kembali tuduhan kepada Yosua