Nasional

Pelatihan Kartu Prakerja 2023 Boleh Diwakilkan Orang Lain? Jangan Sampai Keliru, Simak Penjelasan Berikut!

Oleh: Fany Susan Anggraini Rabu 08 Feb 2023, 13:36 WIB
Pelatihan Kartu Prakerja 2023 Boleh Diwakilkan Orang Lain? Jangan Sampai Keliru, Simak Penjelasan Berikut!

AYOJAKARTA.COM - Berikut adalah informasi terkait dengan sistem pelatihan pada Program Kartu Prakerja tahun 2023

Di bawah ini akan dijelaskan informasi tentang pelatihan boleh diwakilkan atau tidak serta informasi apakah diwajibkan on cam selama pelatihan.

Pelatihan Program Kartu Prakerja 2023 mengalami perbedaan dengan pelatihan Kartu Prakerja di Tahun 2022.

Baca Juga: Terungkap! Sebelum Bharada E, Ternyata Sosok Ini Jadi Justice Collaborator yang Dirugikan, sampai Dihukum Mati

Seperti yang diketahui, program Kartu Prakerja tahun 2023 dilaksanakan skema normal melalui beberapa model pelatihan.

Peserta dapat memilih pelatihan secara luring, daring, ataupun hybrid (campuran antara keduanya).

Pada model pelatihan daring atau pelatihan online tidak hanya dilakukan dengan sekedar menonton video.

Namun, juga dilakukan pelatihan tatap muka dengan instruktur pelatihan secara online melalui layar kaca.

Baca Juga: Jelang Vonis Hakim, Hard Gumay Ramal Nasib Ferdy Sambo dan Richard Eliezer, Bocorkan Jawaban Mengejutkan!

Begitu pula dengan pelatihan offline yang juga akan bertemu tatap muka dengan instruktur secara langsung.

Perlu diketahui bahwa proses pelatihannya, baik dilakukan online ataupun offline tidak bisa diwakilkan, demikian sebagaimana dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Belajar Bersama Lisvika.

Pelatihan harus dilakukan sendiri oleh peserta yang terdaftar pada akun kartu pra kerja yang mengikuti pelatihan.

Intinya semua model pelatihan kartu prakerja 2023, baik pelatihan offline ataupun online itu tidak bisa diwakilkan.

Lantas, muncul pertanyaan untuk pelatihan online apakah semua peserta harus on cam atau tidak.

Mengenai pelatihan online menggunakan kamera atau tidak akan diinformasikan langsung tergantung dari lembaga pelatihannya.

Jadi dapat disimpulkan bahwa untuk pelatihan online itu, kebijakan harus melihatkan wajah on cam atau tidak tergantung dari pihak penyelenggara pelatihan.***

Reporter Fany Susan Anggraini
Editor Aulli R Atmam