AYOJAKARTA.COM – Sidang kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua sudah memasuki tahap akhir persidangan.
Semakin mendekati dengan vonis hakim, publik pun semakin dibuat penasaran bagaimana nasib dari para terdakwa apakah divonis sesuai dengan tuntutan JPU atau hakim punya pandangan tersendiri.
Hard Gumay yang terkenal sebagai anak indigo yang kerap meramal nasib para artis dan kejadian bencana di Indonesia juga turut memberikan komentar terhadap kasus ini.
Baca Juga: Denny Darko Beberkan Rahasia Kotak Pandora Ferdy Sambo yang Tidak Bisa Dihukum Mati?
Sebelumnya, lima tersangka kasus pembunuhan Brigadir Yosua sudah mendengarkan tuntutan yang dilayangkan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).
Sebagai upaya terakhir, para terdakwa melalui kuasa hukumnya juga telah melewati pembacaan duplik sebelum mendengar vonis hakim.
Rasa penasaran yang semakin besar dari publik ini juga ditanyakan terhadap Hard Gumay yang merupakan orang yang memiliki kemampuan indigo, yang kadang kerap meramal.
Hard Gumay diundang sebagai bintang tamu dalam podcast Denny Sumargo, saat itu diminta untuk meramal akhir dari kasus yang menjerat Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan Richard Eliezer.
Baca Juga: Mengejutkan! Minum Es secara Rutin Lebih Berbahaya dari Merokok, Faktanya Begini...
“Tolong tanyain bang, inisial aja ya FS dan PC dan Bharada E dapat hukuman berapa tahun? Itu pertanyaannya,” tutur Denny Sumargo membacakan pertanyaan dari seseorang.
“Lu jangan maksa diri jawab ya, tau-tau blunder lu,” imbuhnya mengingatkan dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo, Minggu (5/2/2023).
Mendapat pertanyaan seperti itu Hard Gumay pun memberikan jawaban yang tak terduga.
Ia mengatakan bahwa saat ini sudah masuk dalam salah satu profesi dimana memiliki aturan dan melarang untuk meramalkan tentang hal-hal tersebut.
“Kalau dari kesatuan korps gue si melarang untuk sehubungan dengan itu,” ujar Hard Gumay.
“Oh nggak boleh? Jadi lu tidak akan itu ya (jawab), ngga papa, nggak ya berarti ya?” tanya Denny Sumargo memastikan.
“Iya, FS dan kawan-kawan,” jawab Hard Gumay sambil menggelengkan kepalanya.
Denny Sumargo pun menanyakan alasan mengapa tidak mau menjawab perihal ramalan terhadap Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dalam kasus pembunuhan terhadap Brigadir Yosua.
Mendapat pertanyaan seperti itu, Hard Gumay pun menjawab bahwa hal tersebut berkaitan dengan profesi barunya.
Ia menjelaskan bahwa sudah ada instruksi yang menyangkut profesinya bahwa berhubungan dengan kasus yang menyangkut Ferdy Sambo tidak boleh.
Baca Juga: Penabrak yang Tewaskan Mahasiswa UI Ganti Cat Mobil, Benarkah untuk Hilangkan Barang Bukti?
“Iya, jadi kalua bisa kan nggak usah bahas yang sehubungan dengan yang sekarang kan gue sendiri punya profesi itu dan sudah diinstruksikan bahwa sehubungan dengan FS jangan,” jelas Hard Gumay.
“Ini takutnya nanti digoreng di institusinya nanti jadi tambah kurang bagus? Jadi arahnya ke sana gitu ya?” tanya Denny Sumargo menegaskan.
“Betul,” jawab Hard Gumay.
Diketahui dari unggahan Instagram Hard Gumay bahwa profesi barunya saat ini yakni sebagai TNI AU.***

Share this article
Soal vonis Ferdy Sambo yang sebentar lagi akan diumumkan oleh hakim, Hard Gumay ramal akan terjadi hal ini