Nasional

Tuntutan 12 Tahun Penjara Menghantui, Wakil Ketua LPSK Sebut Ada Perubahan Pada diri Richard Eliezer, Apa Itu

Oleh: Linda Wati Senin 06 Feb 2023, 18:31 WIB
Tuntutan 12 Tahun Penjara Terus Menghantui, Wakil Ketua LPSK Sebut Ada Perubahan Pada diri Richard Eliezer, Apa Itu?

AYOJAKARTA.COM--Tuntutan 12 tahun penjara untuk Richard Eliezer telah dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU).

Sidang Richard Eliezer dalam kasus pembunuhan Brigadir Yosua pun sudah menuju babak akhir.

15 Februari 2023 merupakan agenda sidang pembacaan vonis untuk Richard Eliezer atau Bharada E.

Menuju sidang vonis, Edwin Partogi selaku wakil ketua LPSK mengatakan ada sesuatu yang berubah dari Bharada E.

Baca Juga: Makin Panas! Mantan Hakim Resmi Tantang Jaksa Agung Debat Terbuka Soal Status JC dan Tuntutan Richard Eliezer

Dikutip AyoJakarta.com dari kanal YouTube Kompastv pada Senin, 6 Februari 2023 berikut ulasannya.

Edwin Partogi menyebut bahwa Bharada E mengalami perubahan pada pola tidurnya.

Sejak mendengar pembacaan tuntutan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU), pola tidur Bharada E kerap terganggu.

“Eliezer memang mengalami perubahan pola tidur sejak mendengarkan tuntutan yang dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum,” kata Edwin.

Baca Juga: Pilu! LPSK Bongkar Kondisi Richard Eliezer Jelang Sidang Vonis Hakim: Dia Kalau Malam..

“jadi ini memang saat ini dia kalau malam itu lebih sulit tidur kalau pagi baru dia berubah ngantuk, jadi memang tuntutan itu membuat pukulan buat Eliezer,” tambahnya.

Edwin Partogi menyebut bahwa tuntutan 12 tahun penjara tentu menjadi bayang-bayang dalam dirinya.

Untuk itu, Bharada E berharap agar hukumannya dapat lebih rendah dari para terdakwa lain.

Menjadi seorang Justice Collaborator memang hal yang baik tetapi Edwin Partogi menilai yang paling dilihat dari seorang Eliezer adalah kejujurannya.

Baca Juga: Berpasrah! Ibunda Brigadir Yosua Yakin Hakim Utusan Tuhan, Beri Hukuman untuk Ferdy Sambo Cs Pasti.....

Usai pembacaan tuntutan, wakil ketua LPSK menilai bahwa Bharada E nampak tertekan tidak seperti sebelumnya yang mengalami siklus normal.

“ya sepertinya begitu yah karena sebelumnya dalam pengamatan dari LPSK nggak ada sesuatu hal yang luar biasa, siklusnya ya normal saja,” ujar Edwin.

Untuk mejaga keamanannya, LPSK memerintahkan setidaknya tiga orang untuk menjaga Eliezer.***

Reporter Linda Wati
Editor Kiki Dian Sunarwati