Nasional

Arif Rahman Gemetar dan Menangis Sambil Bertubi-tubi Meminta Maaf Saat Bacakan Pledoi, Begini Isinya

Oleh: Sigit Darwanto Sabtu 04 Feb 2023, 18:19 WIB
Arif Rahman Gemetar dan Menangis Sambil Bertubi-tubi Meminta Maaf Saat Bacakan Pledoi, Begini Isinya

AYOJAKARTA.COM - Arif Rachman Arifin kembali menjalani sidang lanjutan atas kasus obstruction of justice pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat dengan agenda pledoi di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan Jumat 3 Februari 2023.

Sebelum membacakan nota pembelaan  Arif Rachman Arifin mohon maaf kepada ayah, ibu, mertua, istri, dan anaknya sambil menahan isak tangis.

“Untuk ayahanda, saya tahu bagaimana ayahanda berharap kepada saya dan takdir harus seperti ini. Saya berharap ayahanda bisa iklas dan Allah segera memulihkan rasa kecewa di hati Ayahanda,” ucap Arif Rachman Arifin seperti dikutip Ayojakarta.com dari YouTube Inews id pada Sabtu 4 Februari 2023.

Baca Juga: Upaya Akhir Richard Eliezer, Sebut LPSK Rekomendasikan Status JC Dihukum Ringan!

“Kendati demikian percayalah saya masih berusaha untuk menjadi anak dan menantu yang bisa di banggakan saya berjanji masa akan datang saya lebih berupaya lagi semoga Tuhan masih memberi kesempatan kepada saya dan semoga ayah berdua selalu memberikan bimbingan dan dukungan serta arahan kepada saya” ucap Arif Rahman Arifin.

“Setiap tetes air mata ibunda merupakan dukungan buat saya walaupun menghancurkan hati saya, di sisi yang lain kekuatan untuk bertahan dan tabah serta mengarahkan hati saya,” lanjutnya.

Arif mengatakan bahwa dalam bekerja merupakan ibadah akan tetapi sebagai manusia kadang mengalami putus asa.

Baca Juga: Harapan Terakhir! Ronny Talapessy Ungkap Beberapa Poin dalam Duplik: Semoga Beri Keadilan Untuk Eliezer

“Saya hilang nalar mengapa saya menuai kebencian ketika saya selalu mengisi pikiran dengan hal baik saya butuh akal mengapa saya menuai keji ketika saya mencintai institusi ini dengan setiap tarikan nafas saya,” lanjutnya

“Tapi dalam setiap sujud  saya selalu mengingat cinta kasih bunda yang tanpa syarat kepada saya menjadi tabah iklas menerima takdir Allah dengan iman yang saya percaya ini adalah jalan Allah,”

“Kepada istri saya tersayang dan keluarga, cinta sejati, teman hidup saya, penolong, penjaga kehormatan keluarga saya, dengan kerendahan hati saya juga memohon maaf kepada istri saya, keluarga saya anak saya ,”ucap Arif

“Kepada keluarga besar dan institusi Polri saya mohon maaf yang sebesar-besarnya, kepada senior yang telah mendidik membimbing, saya tahu bagaimana perasaan kecewa , saya mohon maaf kepada yunior dan satu angkatan saya, jika mengecewakan dan belum mampu menjai teladan yang baik, kepada masyarakat seluruh Indonesia  yang merasa terpukul dan kecewa dengan peristiwa ini,” tandas Arif Rahman Arifin.***

Reporter Sigit Darwanto
Editor Aulli R Atmam