Nasional

Tak Terungkap di Persidangan, Misteri Aliran Uang Ferdy Sambo di Rekening Yosua Dianggap Jadi Motif Kuat!

Oleh: Putri Ratnasari Kamis 02 Feb 2023, 15:13 WIB
Misteri Aliran Uang Ferdy Sambo Di Rekening Joshua yang Tidak Tersentuh di Persidangan, Saor Siagian: Motif Lebih Kuat!

AYOJAKARTA.COM - Kasus yang menyeret nama Ferdy Sambo dan terdakwa lain hingga kini masih jadi perbincangan hangat.

Bagaimana tidak, sejak awal munculnya perkara yang diduga didalangi Ferdy Sambo ini selalu mencuri perhatian.

Ferdy Sambo disebut-sebut sebagai otak dari pembunuhan Brigadir J.

Baca Juga: Heboh! Upaya Gerilya Tak Maksimal, Ketua IPW Yakin Ferdy Sambo Akan Buka Suara Jika Kondisinya Begini

Tak hanya itu, sempat pula berhembus isu mengenai adanya aliran dana di rekening Yosua.

Bahkan Ferdy Sambo membenarkan bahwa uang tersebut merupakan dana untuk operasional rumah tangganya.

Namun tidak sedikit masyarakat yang meragukan hal itu.

Pihak yang meragukan tidak terkecuali Inisiator Tim Advokat Penegakan Hukum dan Keadilan (TAMPAK), Saor Siagian.

Baca Juga: Peran Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso, dari Sekedar Feeling Sampai Ferdy Sambo Kehilangan Jabatan Penting

Melalui kanal YouTube MetroTv, Saor Siagian berbincang dengan Novel Baswedan dan Bambang Widjojanto mengenai misteri di kasus yang membelit Ferdy Sambo ini.

Saor Siagian pun angkat bicara terkait aliran dana yang masuk ke rekening Brigadir J.

Lalu dia mengatakan, sudah berulang kali keluarga Brigadir J meminta untuk dibuka oleh pihak terkait.

Namun Saor Siagian sambil menggelengkan kepalanya berkata bahwa sampai sekarang belum ada kejelasan.

Dia pun menyebut dalam rekening tersebut diduga ada triliunan uang di sana.

Ironisnya, hal itu justru tidak tersentuh di persidangan, apalagi terungkap.

"Menurut saya, ini yang tidak terungkap di pengadilan," ujarnya.

Aliran uang itulah yang menurut Saor Siagian merupakan motif yang lebih kuat dalam kasus pembunuhan Brigadir J.

Uang itu bisa jadi adalah penyebab mengapa Brigadir J harus dihabisi.

"Kalau saya ditanya, inilah motif yang lebih kuat, maka kemudian beliau harus dihabisi," tambahnya.***

Reporter Putri Ratnasari
Editor Aulli R Atmam