AYOJAKARTA.COM - JPU PN Jaksel sudah menyatakan jika menolak nota pembelaan dari Ferdy Sambo, hari ini akan dibacakan replik atau jawaban pledoi Richard Eliezer.
Sebelumnya, sempat diungkap jika isi pledoi Ferdy Sambo dan Richard Eliezer berbeda jauh, akankah hasilnya juga berbeda?
Ronny Talapessy optimis dengan replik JPU PN Jaksel pada pledoi Richard Eliezer yang disebut beda jauh dengan Ferdy Sambo.
Hari ini, Senin (30/1/2023) akan ada pembacaan replik untuk pledoi Richard Eliezer dan Putri Candrawathi.
Sebagai kuasa hukum Richard Eliezer, Ronny Talapessy mengaku optimis dengan pembacaan replik dari JPU PN Jaksel.
"Tim kita sudah melakukan pembelaan secara maksimal," ucapnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube KompasTV yang tayang Minggu (29/1/2023).
Baca Juga: Mimpi Ferdy Sambo Dkk Bebas Sementara dari Tahanan Pupus, PN Jaksel Ajukan Perpanjangan Penahanan
Diungkapkan juga jika mereka sudah melakukan yang terbaik untuk memberikan pembelaan pada Richard Eliezer.
Mulai dari tahap pemeriksaan saksi di awal sidang, hingga saat pledoi pembelaan dari Richard Eliezer dibuat sebaik mungkin.
"Dari tahapan pemeriksaan saksi, pembuktian sudah dilakukan secara maksimal, Dan dari pledoi, menurut kami sudah melakukan yang terbaik," ucapnya.
Baca Juga: Geger! Ferdy Sambo Divonis Gantung hingga Ngamuk dan Teriak Histeris Jelang Eksekusi, Cek Faktanya
"Sekarang waktunya kita berdoa dan menyerahkan kepada majelis hakim," tambah Ronny Talapessy.
Soal optimisme dalam sidang replik hari ini, ia mengaku percaya diri dengan hasilnya nanti.
"Pastinya kita harus optimis, karena kalau kita tidak optimis, kita tidak percaya diri dalam proses persidangan," ungkapnya.
Menurutnya keadilan akan ada untuk pihak-pihak yang tak hanya memiliki kekayaan, sehingga ia yakin akan mendapatkan yang terbaik.
"Bahwa keadilan itu ada untuk orang kecil, jadi bukan hanya milik segelintir orang yang mampu dan kaya," tandasnya.
Sebelumnya diketahui jika pledoi Ferdy Sambo ditolak mentah-mentah oleh JPU PN Jaksel.
Pakar psikologi forensik juga ungkap jika isi pledoi Ferdy Sambo dan Richard Eliezer berbeda jauh.
Namun berdasarkan beberapa faktor, disebut jika pledoi Richard Eliezer lebih disukai.***