AYOJAKARTA.COM - Ramai beredar soal gerakan bawah tanaha yang diduga ringankan hukuman Ferdy Sambo.
Hal ini karena Ferdy Sambo mendapatkan tuntutan dari JPU PN Jaksel hukuman penjara seumur hidup yang disebut tak adil.
Sehingga muncul isu ada gerakan bawah tanah yang dilakukan Ferdy Sambo demi meringankan hukumannya.
Baca Juga: Ngeri! Selain Indosurya Masih Ada Empat Penggelapan Dana Terbesar di Indonesia, Apa Saja?
Termasuk Asep Iwan Iriawan, seorang pakar hukum pidana mengaku sudah mengetahui gerakan bawah tanah ini jauh sebelumnya.
Kini di tengah kegentingan jelang vonis hakim pada Ferdy Sambo makin santer dibahas.
"Jangan masa krusial sekarang, sebelum masuk ke perkara saja mereka udah bergerak," ucap Asep Iwan Iriawan.
Baca Juga: Lengkap Nih, Tanggapan Jaksa atas Pleidoi Ferdy Sambo, Kuat Maruf dan Ricky Rizal: Gak Kuat!
"Saya bisa berani pastikan," tambahnya dikutip AyoJakarta.com dari YouTube MetroTv pada Sabtu (28/1/2023).
Diungkap jika sejak awal perkara ini muncul ke publik, gerakan bawah tanah Ferdy Sambo sudah mulai bergerak.
"Dari awal perkara saja mereka sudah bergerak," tuturnya menjelaskan.
Bahkan disebutkan jika ada transaksional yang dilakukan dalam gerakan bawah tanah ini.
"Itu sudah menandakan adanya pergerakan, transaksional. Sekali lagi transksional, yang dilakukan mereka," tambahnya.
Ada berbagai parameter yang bisa disebutkan dalam gerakan bawah tanah dengan berbagai indikasi.
Disebutkan oleh Asep Iwan Iriawan yang mengatakan mudah untuk membongkar dan menguraikan indikasi ini.
"Yang dilihat nanti parameternya, modus operanidinya, indikasinya. Saya uraikan ini semua, gampang kok," tandansnya mengakhiri.
Ia kemudian menjelaskan sejumlah kartu truf milik Ferdy Sambo terkait dengan kasus yang pernah dikerjakan Ferdy Sambo.
Sejumlah kasus besar memang dikerjakan oleh Ferdy Sambo, sehingga ditegaskan jika Ferdy Sambo tidak sendirian.***