AYOJAKARTA.COM - Mantan Walikota Blitar Samanhudi Anwar diduga turut membantu dalam rangka merancang aksi pencurian dengan kekerasan di rumah dinas wali kota Santosa.
Kini Samanhudi berstatus tersangka bersama dengan lima tersangka lainnya yang saat ini menjalani proses hukum di sebuah lembaga pemasyarakatan.
Meskipun begitu, sepertinya kebaikan semasa ia menjabat masih dikenang baik oleh masyarakat Blitar.
Seperti yang terlihat di akun Instagram @lambe_turah, dimana gambar tersebut memperlihatkan saat Samanhudi sedang diringkus polisi.
Samanhudi dinyatakan terlibat dalam kasus perampokan rumdin walikota yang baru, sesuai dengan keterangan dari Kapolda Jatim, Jumat (27/1/2023).
Saat digiring kepolisian, Samanhudi mengenakan kaos berwarna hitam dan tidak banyak berkomentar saat ditanya oleh wartawan.
Ketika dilontarkan pertanyaan apakah keterlibatan dirinya dalam kasus perampokan ini terkait balas dendam kepada walikota yang baru, Samanhudi tak menjawab sepatah kata pun.
Cuplikan video saat Samanhudi diringkus polisi dibagikan kembali oleh akun Instagram @lambe_turah, dan tentu saja hal itu menyita perhatian publik.
Postingan tersebut mendapat like lebih dari 50 ribu pengguna, dan lebih dari seribu lima ratus komentar.
Meskipun banyak yang menyayangkan tindakan mantan Walikota tersebut, beberapa netizen malah kenang kebaikan Samanhudi saat masih menjabat.
“Beliau baik jg pada masa itu.sekolah 12 tahun gratis.jd ambil baiknya.merampok tp tdk membunuh,” @ai***br**sho*.
“Seburuk2nya bapak, bapak sudah pernah melakukan program yang luar biasa kepada rakyatnya ketika menjabat sbg walikota. Dr sekolah gratis, seragam, buku, uang jait baju, tablet, angkutan umum gratis, sepeda semua gratis, bahkan ketika lulus masih dikasih pesangon 1jt buat lanjut kuliah dan bbrp program2 baik lainnya yang blm tertulis. Pasti ada sisi baik dr hati bapak. Semoga bapak segera bs mengambil hikmah dr hal ini dan sebelumnya. Ada kekecewaan. Dia terbaik buat bapak,”@tri***ri**a.
“Flu saat msih menjabat, sy sekolah spo free, buku LKS free, dpt sepatu, dpt seragam, yg SMP dpt sepeda, ada fasilitas bis kota free tuk pelajar… kaget bgt denger beritanya,”@in**_siw*.
Kenangan kebaikan yang masih tersimpan di memori masyarakat Blitar tersebut tentunya tidak bisa dijadikan pembenaran untuk kasusnya kali ini.
Semua orang mempunyai sisi baik dan sisi buruk, apa yang dilakukan Samanhudi dalam kasus ini merupakan bagian dari sisi buruknya.
Baca Juga: Heboh! Rumah Dinas Wali Kota Blitar Dirampok, Penghuni Disekap hingga Uang Ratusan Juta Raib
Diketahui Samanhudi baru saja keluar dari penjara atas kasus suap di tahun 2018, kini ia harus kembali mendekam di balik jeruji besi kembali.