AYOJAKARTA.COM – Polisi disebut telah mengantongi identitas para pelaku perampokan rumah dinas Walikota Blitar.
Pelaku diduga melarikan diri ke luar kota untuk menghindari kejaran polisi yang memburu akibat perbuatan kriminalnya.
Polisi juga menjelaskan bahwa mobil yang digunakan oleh para perampok juga telah teridentifikasi, namun belum bisa memastikan keaslian dari plat merah di mobil tersebut.
Baca Juga: Mabes Polri Angkat Bicara Terkait Polemik Iptu Umbaran Wibowo Yang Mencederai Kode Etik Jurnalistik
Dilansir AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV, Polisi buka suara terkait informasi terbaru penangkapan pelaku perampokan ini.
Polisi menerangkan bahwa pelaku perampokan rumah dinas Wali kota Blitar berjumlah 5 orang.
Identitas para pelaku perampokan dan penyekapan telah dikantongi usai dilakukan uji lab sampel sidik jari.
Kini, polisi melakukan pengajaran terhadap para pelaku perampokan yang melarikan diri ke luar kota.
Menurut polisi, para pelaku juga telah merencanakan aksinya dengan berupaya menyamarkan diri dengan pakaian dinas.
Pengejaran para pelaku perampokan yang kabur ke luar kota ini juga dibantu tim dari Bareskrim Polri.
Namun, Kapolres Blitar Kota, Argo Wiyono berujar bahwa dirinya belum dapat mengungkap ke publik terkait motif perampokan, karena masih dalam tahap penyelidikan.
“Jadi karena masih terkait teknis penyelidikan, kami belum dapat ungkapkan. Tapi profiling sudah, tinggal menunggu kecocokan kesesuaian berdasarkan data,” kata Argo.
Baca Juga: Menyambut Tahun Baru, BANSOS 2023 Akan Segera Cair! Intip Besaran Uang PKH Tahap 1 Berikut
Dirinya juga mengungkap bahwa pelaku menggunakan mobil berplat dinas serta seragam ASN sehingga menimbulkan asumsi seolah-olah ada keterlibatan orang dalam, yang menurutnya perlu dipertimbangkan untuk penyelidikan.
Peristiwa perampokan ini telah terjadi pekan lalu dengan pelaku berhasil menyekap Walikota Blitar dan membawa uang 400 juta rupiah dan perhiasan.
Uang tersebut merupakan uang simpanan yang sang Walikota yang didapat dari honor saat mengikuti berbagai kegiatan.
Rencananya, uang tersebut akan digunakan untuk mengembalikan hutang saat dirinya kampanye untuk menjadi orang nomor satu di Kota Blitar.
Saat ini polisi terus melakukan pemeriksaan saksi yang hingga kini telah berjumlah 40 orang.
Polda Jatim dan Polres Blitar kota juga masih terus mendalami dugaan keterlibatan orang dalam di kasus perampokan dan penyekapan Walikota Blitar ini.***

Share this article
Polisi buka suara terkait informasi terbaru penangkapan pelaku perampokan rumah dinas Wali Kota Blitar. Polisi kantongi identitas pelaku