Nasional

Miris 3 Bocah SD Lakukan Pelecehan Seksual pada Siswi TK, Kasus Berlanjut Ke Meja Hijau

Oleh: Christy Ayu Saputri Minggu 22 Jan 2023, 06:05 WIB
ilustrasi pemerkosaan - Miris 3 Bocah SD Lakukan Pelecehan Seksual Pada Siswi TK, Kasus Berlanjut Ke Meja Hijau

AYOJAKARTA.COM - Geger kasus pelecehan seksual kembali terjadi di kalangan anak Sekolah Dasar terhadap siswi TK di Mojokerto

Pelecehan seksual itu dilakukan oleh tiga bocah SD terhadap seorang siswi TK di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur.

Atas terjadinya peristiwa itu, kasus pun terus berlanjut hingga ke ranah hukum.

Sebelumnya, para pihak yang bersangkutan diketahui telah melakukan mediasi atas pengawasan dari aparat desa.

Namun, keluarga korban dan keluarga para pelaku serta pihak terkait tidak menemukan kesepakatan dalam proses mediasi. 

Baca Juga: Kronologi 2 Siswi SD di Cipete Utara Alami Pelecehan Seksual, Polisi Buru Pelaku Lewat CCTV Lokasi Kejadian

Sebenarnya, dalam proses mediasi kasus tersebut berpeluang untuk berdamai jika keluarga dari pihak pelaku mampu memenuhi permintaan dari keluarga korban berupa uang senilai Rp 200 juta.

Sayangnya, ketiga keluarga pelaku tidak mampu memenuhi permintaan tersebut. Sehingga kasus pun terus berlanjut ke ranah hukum.

Dikutip Ayojakarta.com dari laman republika.co.id pada Sabtu (21/1/2023), Kuasa hukum korban, Krisdiyansari Kuncoro telah membenarkan perihal tersebut. 

Krisdiyansari membenarkan adanya permintaan uang senilai Rp 200 juta dari pihak keluarga korban.

Baca Juga: Tak Mau Kalah! Nikita Mirzani Datangi Polisi Akan Penjarakan 2 Orang Ini

Sebagaimana diketahui bahwa uang tersebut akan di digunakan untuk keperluan pengobatan dan juga biaya pindah rumah dan pindah sekolah.

Hal itu dilakukan sebab korban masih merasa trauma dan takut apabila bertemu dengan para pelaku.

"Sebab korban trauma dan takut apabila bertemu dengan pelaku. Apalagi, rumah salah satu pelaku berdampingan dengan rumah korban," kata Krisdiyansari.

Kemudian, atas permintaan itu keluarga pelaku menyebut tidak mampu menyanggupi permintaan keluarga korban.

Keluarga pelaku menyebut hanya mampu membayar uang senilai Rp 3.000.000 yang itu langsung ditolak oleh pihak korban.

"Mereka memberikan biaya Rp 3.000.000 tapi ditolak, karena menurutnya tidak manusiawi," ujarnya.

Baca Juga: Bocah TK yang Diperkosa Bergilir Kini Mengalami Trauma!

Menurut keterangan Kepala Dusun tempat korban dan pelaku tinggal, mengatakan bahwa laporan peristiwa pemerkosaan atau pelecehan seksual itu telah dilaporkan oleh orang tua korban sendiri.

Dan diteruskan ke pemerintah desa setempat. Berdasar atas laporan tersebut aparat desa pun memanggil para orang tua pelaku dan korban.

Di sana langsung melakukan mediasi agar masalah tersebut tidak berlarut-larut dan bisa diselesaikan secara kekeluargaan.

Kendati demikian, proses mediasi pada akhirnya berlangsung alot dan tidak terjadi keputusan antara para pihak yang bersangkutan.

Aparat desa pun menyerahkan kembali keputusan itu kepada pihak keluarga korban.

Baca Juga: Sadis! Anak TK Diperkosa Bergilir oleh Tiga Bocah Berusia 8 Tahun!

"Karena tidak ada keputusan, lalu lanjut ke PPA Polres. Semua saya serahkan ke pihak korban karena saya tidak berwenang. Desa tidak ikut campur. Kita tidak berani mencampuri terlalu dalam karena ini kasus pencabulan anak," ujar Kepala Desa.

Sebelumnya, siswa TK di Kabupaten Mojokerto disebut menjadi korban pemerkosaan oleh tiga bocah SD.

Dimana kronologinya, korban diajak bermain oleh ketiga bocah SD saat sedang sendirian, Siswi TK tersebut diajak ke rumah kosong dan kemudian dipaksa berbaring dan diperkosa.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Rohmana Kurniandari