AYOJAKARTA.COM - Kejadian biadab tentang pemerkosaan anak TK berusia enam tahun di Kecamatan Dlanggu, Kabupaten Mojokerto masih belum menemukan titik temu.
Peristiwa tersebut sepertinya akan berlangsung dengan proses hukum karena meskipun sudah melewati proses mediasi desa namun tidak menemukan titik terang.
Hingga kini kasus tersebut masih diselidiki oleh pihak Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Mojokerto.
Baca Juga: Sadis! Anak TK Diperkosa Bergilir oleh Tiga Bocah Berusia 8 Tahun!
Korban yang diperkosa secara bergilir oleh tiga bocah berusia delapan tahun di sebuah rumah kosong tersebut kini mengalami trauma.
Tidak hanya itu, tentu korban juga merasa kesakitan bahkan malu dan tidak ingin pergi ke sekolah. Sampai kini ia masih didampingi untuk memulihkan trauma yang dia alami.
Salah satu hal yang dapat mencegah hal ini terjadi kembali adalah dengan edukasi seksual sejak dini agar anak-anak mengetahui bagian tubuh mana yang tidak boleh disentuh oleh orang lain.
Baca Juga: Bintang K-pop Jackson Wang Mengkritik Media Barat di Konsernya!
Tidak hanya itu, anak-anak juga dapat membela diri ketika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Share this article
Setelah diperkosa dan dilecehkan, anak TK tersebut kini mengalami trauma hingga ia merasa malu dan enggan pergi ke sekolah