Nasional

Ada Saja Siasat Ferdy Sambo Agar Lepas dari Jerat Pasal 340, Pakai Kacamata Pakar Sebut Strategi Nerd Defense

Oleh: Sulistiyaningsih Sabtu 14 Jan 2023, 17:40 WIB
Ada Saja Siasat Ferdy Sambo Agar Lepas dari Jerat Pasal 340, Pakai Kacamata Pakar Sebut Strategi Nerd Defense

AYOJAKARTA.COM – Sidang kasus pembunuhan Nofriansyah Yosua Hutabarat alias Brigadir Yosua akan memasuki babak baru.

Berbagai cara dilakukan oleh Ferdy Sambo agar lepas dari jeratan pasal pembunuhan berencana.

Pakar ungkap ada kejanggalan dari penampilan Ferdy Sambo yang kerap memakai kacamata di akhir-akhir sidang ini.

Baca Juga: Kebohongan Terendus, Siasat Putri Candrawathi Jawab Lupa Usai Hakim Tunjukan CCTV Berduaan Bareng Kuat Maruf

Pakar Psikologi Forensik Reza Indragiri menyoroti penggunaan kacamata yang kerap dipakai Ferdy Sambo di beberapa persidangan terakhir.

Menurut Reza Indragiri, Ferdy Sambo sebagai terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir Yosua menyebut mungkin saja hal itu sebagai bentuk strategi nerd defense.

Sebelumnya ia mengungkapkan bahwa setiap orang yang hadir dan duduk di kursi pesakitan pasti akan menggunakan strategi.

Baik itu strategi secara normatif seperti administrasi hukum, bukti, maupun saksi seperti dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube tvOneNews, Sabtu (14/1/2023).

Baca Juga: Lagi-lagi Kesandung Kasus Narkoba, Revaldo: Lebih Baik Ditegur Polisi Daripada Sama yang Maha Kuasa

Penelitian psikologi forensik menemukan bahwa cara pembawaan dari terdakwa baik itu memakai gimmick bisa mempengaruhi psikologi dari hakim.

“Penelitian psikologi forensik menemukan bahwa ini solid ini ilmiah bahwa ternyata pesakitan pun harus mengemas dirinya sedemikian rupa,” tutur Reza Indragiri.

“Memakai gimmick sedemikian rupa agar kemudian bisa mempengaruhi psikologinya juri atau psikologinya hakim, termasuk menggunakan kacamata” tambahnya.

Menurutnya ada kesimpulan penelitian yang mengungkapkan bahwa kacamata merupakan instrumen yang paling sering digunakan sebagai strategi di ruang persidangan.

Baca Juga: Kejujurannya Diakui Hakim, Arif Rachman Menangis di Persidangan: Ajudan Saja Bisa Dibunuh

Hal ini menunjukkan betapa manjurnya penggunaan kacamata ini mempengaruhi batiniah dari juri dan hakim di persidangan sehingga barangkali bisa mempengaruhi putusan sebagaimana ditargetkan terdakwa.

Reza Indragiri juga menyampaikan bahwa hal tersebut diistilahkan sebagai nerd defense, yakni pembelaan diri ala si kutu buku. Karena orang yang pakai kacamata akan tampak lebih tekun, pemikir.

“Sekaligus khusus bagi terdakwa Ferdy Sambo ni yah, karena secara lahiriah bentuk mukanya itu sangat polisi banget gitu polisi banget mukanya maka agar kesan itu agak berkurang,” ujar Reza.

“Sehingga tidak terlalu dikait-kaitkan sebagai terdakwa pembunuhan berencana maka memang raut muka Ferdy sambo harus dibikin lebih lembut, harus dibikin lebih halus, harus dibikin lebih lembut,” lanjutnya.

Baca Juga: Putri Candrawathi Ditanya Hakim Alasan Ajak Kuat Maruf ke Lantai Tiga, Ternyata...

Strategi tersebut menurut ahli psikologi forensik juga pernah dilakukan oleh terdakwa pembunuhan terhadap empat orang yang bahkan sampai bebas.

Terlepas dari perdebatan substansi terkait dengan hukum tetap berlangsung, tetapi menurutnya ada pengaruh yang nyata dari penampilan terdakwa terhadap suasana batin hakim dan jurinya.***

Reporter Sulistiyaningsih
Editor Vincensia Enggar Larasati