Nasional

Perayaan Imlek Tak Lengkap Tanpa Kuliner Ini, Berikut 7 Hidangan Enak dan Miliki Makna Filosofis di Dalamnya!

Oleh: Karseno AJ Minggu 08 Jan 2023, 18:16 WIB
Kue Kranjang, salah satu kuliner khas perayaan Imlek

AYOJAKARTA.COM--Hari perayaan Imlek sebentar lagi tiba. Banyak persiapan pastilah dilakukan oleh mereka yang merayakannya.

Mulai dari persiapan untuk bisa berkumpul bersama, hingga hidangan kuliner yang akan disajikan.

Maka tak mengherankan jika setiap keluarga yang merayakan juga mulai bersiap mempersiapkan menu khas-nya demi hari istimewa tersebut.

Baca Juga: Terungkap! 5 Fakta Tentang Tahun Baru Imlek, Mulai Sejarah Hingga Perayaannya di Indonesia!

Uniknya, kuliner yang biasa tersaji dalam setiap momen perayaan hari Imlek selalu memiliki nilai filosofis atau makna tersendiri.

Dirangkum Ayojakarta pada Kamis, 5 Januari 2023 dari kanal Youtube Masakan Kuliner; berikut adalah 7 khas menu imlek.

Baca Juga: Mengejutkan! Richard Eliezer Beberkan Ternyata Hal Ini yang Dilakukan Ferdy Sambo Usai Eksekusi Brigadir Yosua

Bebek Panggang, kuliner ini menjadi makanan khas saat imlek karena memiliki makna akan datangnya kemakmuran.

Hal itu dikarenakan pada awalnya, sajian bebek panggang hanya bisa dinikmati oleh para bangsawan dan kaum aristokrat.

Siu Mie atau mie goreng panjang, kuliner yang juga disebut sebagai mie panjang umur ini memiliki makna agar yang menikmatinya akan berumur panjang.

Baca Juga: Benarkah Hak Cuti Hilang dan Pesangon Dihapus karena Perppu Cipta Kerja? Cek Faktanya di Sini

Kue Keranjang, kue yang selalu disajikan dalam piring indah atau berwadah lebar ini selalu menjadi menu khas setiap perayaan imlek.

Penyajiannya saat dihidangkan di atas piring memiliki makna bahwa Tuan Rumah sudah bersiap untuk menyambut datangnya keberkahan dan kesejahteraan.

Jeruk Santang atau Jeruk Mandarin, buah yang menjadi hidangan khas saat perayaan imlek seringkali terlihat masih dilengkapi dengan batang atau daun.

Baca Juga: Mengerikan! Dua Orang di Jakarta Utara Dibakar Hidup-hidup Pakai Bensin, Begini Kronologinya!

Jeruk yang berukuran kecil-kecil namun terasa sangat manis di lidah juga menjadi hidangan khas menjelang perayaan imlek.

Hal tersebut bermakna bahwa dalam setiap buah yang dinikmati saat imlek, menjadi harapan akan terus datang dan tumbuhnya rezeki, meski kecil.

Jiao Zi, panganan yang mirip dengan dimsum atau Siomay Xia selalu menjadi kuliner untuk dinikmati bersama dengan keluarga inti.

Baca Juga: Ucapan Imlek 2023, Sambut Tahun Baru China Bagikan ke Teman yang Merayakan, Bukan Gong Xi Fa Cai

Hal tersebut menjadi penanda sekaligus harapan akan datangnya kebersamaan yang terus berkelanjutan serta hidup harmonis dalam keluarga.

Olahan Ikan Bandeng, kendati tidak harus Ikan Bandeng, namun dalam perayaan imlek menu olahan ikan selalu menjadi menu khas.

Dalam penyajian di meja, arah kepala ikan menghadap kepada orang tua atau orang yang paling dihormati.

Baca Juga: Penculik Malika Terancam Hukuman Hingga 15 Tahun Penjara, Berlaku Pasal Berlapis karena Hal Berikut

Selain itu, tidak seorang-pun diperbolehkan mengambil sajian ikan tersebut sebelum orang yang dihormati sudah lebih dulu menikmati.

Di akhir perjamuan, dua orang yang saling berseberangan sesuai arah kepala dan ekor ikan, disarankan untuk menikmati minuman secara berbarengan.

Manisan, menjadi menu khas yang biasanya disajikan dalam wadah berbentuk persegi delapan, sebagai harapan datangnya kemakmuran dari segala arah. ***

Reporter Karseno AJ
Editor Kiki Dian Sunarwati