Nasional

BNPB Pastikan Erupsi Gunung Semeru Tak Akan Sebabkan Tsunami, Ini Alasannya

Oleh: Admin Selasa 06 Des 2022, 07:41 WIB
Awan Panas Guguran (APG) Gunungapi Semeru terpantau dari CCTV Pos Pantau PVBMG pukul 06.30 WIB, Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Minggu 4 Desember

AYOJAKARTA.COM – Setelah Gunung Semeru mengalami erupsi pada Minggu dini hari 4 Desember 2022 sempat beredar pemberitaan bahwa otoritas di Jepang mengantisipasi kemungkinan tsunami di wilayahnya.

Abdul Muhari, Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, menegaskan bahwa informasi erupsi Gunung Semeru bisa menyebabkan tsunami bahkan sampai ke Jepang tidak beralasan.

Menurut Abdul Muhari, ada beberapa alasan kenapa berita tersebut tidak bisa dipertanggungjawabkan antara lain Gunung Semeru merupakan gunung api darat dengan jarak cukup jauh dari laut.

Dengan jarak yang jauh itu, menurut Abdul Muhari, potensi letusan, pyroclastic, dan partial collapse tidak akan sampai ke laut dan tidak bisa membangkitkan tsunami.

Alasan selanjutnya adalah, seperti disampaikan Abdul Muhari di laman resmi BNPB, posisi Gunung Semeru berada di Selatan Jawa.

Baca Juga: Fantastis! Kekayaan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa Capai Rp 179 Miliar, Ternyata Sumbernya dari Sini

Baca Juga: Perwira Paspampres Mayor BF yang Bikin Panglima TNI Murka Karena Perkosa Prajurit Kostrad Disidik Puspomad

Menurut Badan Nasional Penanggulanan Bencana (BNPB), jika terjadi longsoran di Pantai Selatan Jawa akibat aktivitas vulkanik, kecil kemungkin tsunami yang terjadi bisa menjangkau negara Jepang karena terhalang gugusan pulau-pulau di Indonesia.

Berdasarkan analisa tersebut, kabar yang beredar tentang letusan Gunung Semeru akan menyebabkan tsunami hingga ke negara Jepang, dapat dipastikan tidak tepat.

BNPB mengimbau kepada seluruh masyarakat agar mempercayai kabar yang berasal dari lembaga yang berwenang di Indonesia, baik itu dari BNPB, BMKG, PVMBG, BPBD dan lembaga-lembaga yang dimandatkan oleh pemerintah.

Pemberitaan di Jepang

Sebelumnya, pada Minggu 4 Desember 2022, Badan Meteorologi Jepang disebut menyelidiki kemungkinan terjadinya gelombang tsunami yang dapat melanda wilayah Jepang.

Namun, akhirnya Badan Meteorologi Jepang memastikan bahwa erupsi Gunung Semeru tidak akan mengakibatkan tsunami.

Awalnya, berdasarkan laporan media Jepang, NHK, jika tsunami mencapai Jepang, kemungkinan akan menghantam daerah pesisir pulau-pulau di prefektur Okinawa.

Baca Juga: BSU 2022 Rp600 Ribu Diambil di Kantor Pos Paling Telat 20 Desember, Cek Penerima BLT Subsidi Gaji di Sini

Baca Juga: 10 Netizen Diundang Datang Pernikahan Kaesang dan Erina Gudono

Badan Meteorologi Jepang mengatakan letusan terjadi pada pukul 09:18 waktu Indonesia pada Minggu. Satelit cuaca Himawari-9 mengamati penyebaran abu vulkanik.

Di artikel lainnya, NHK juga menyajikan laporan bahwa Badan Nasional Penanggulangan Bencana Jepang mem-posting gambar di media sosial yang menunjukkan gumpalan abu putih dan abu-abu membubung ke langit akibat erupsi Semeru.

Badan tersebut juga memeriksa apakah letusan tersebut telah menyebabkan tsunami yang dapat mempengaruhi Jepang.

Menurut laporan NKH, sampai saat ini tidak ada perubahan signifikan pada tingkat pasang surut yang diamati di sepanjang pantai Jepang sejauh ini.

Pejabat cuaca Jepang menambahkan bahwa tidak ada perubahan tekanan atmosfer tertentu yang diamati di Indonesia sejak letusan.

Letusan besar yang jauh terkadang dapat menyebabkan perubahan tekanan atmosfer, yang menyebabkan perubahan tingkat pasang surut.

Tetapi para pejabat di Jepang mengatakan orang-orang harus tetap mendapat informasi terbaru.

Profil Gunung Semeru

Laman Badan Geologi Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) menyajikan profil tentang Gunung Semeru di laman resminya.

Gunung Api Semeru secara administratif terletak dalam dua kabupaten, yaitu  Kabupaten Lumajang dan Kabupaten Malang, Provinsi Jawa Timur.

Secara geografis berada pada posisi 8° 6,5’ LS dan 112° 55’ BT dengan tinggi puncaknya 3676 mdpl.

Baca Juga: Ustad Adi Hidayat Beberkan Rumus Gampang Agar Rezeki Terus Bertambah Menurut Al Quran

Baca Juga: 10 Pesan Cinta Kiai Maimoen Zubair: Nomor 7 Jangan Bersedih Kata Mbah Moen

Gunung Api Semeru dipantau secara visual dan instrumental dari 2 Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) yang berada di Desa Sumber Wuluh Kecamatan Candipuro Kabupaten Lumajang, serta di Desa Agrosuko, Kecamatan Ampelgading, Kabupaten Malang.

Karakter Erupsi Gunung Api Semeru saat ini adalah berupa erupsi eksplosif yang berselang seling dengan erupsi efusif.

Letusan abu bertipe vulcanian terjadi setiap hari, yang terkadang disertai guguran lava serta awan panas guguran.

Aliran awan panas guguran tersebut mengarah ke bukaan kawah sebelah tenggara, yaitu mengarah ke hulu Besuk Kobokan, Besuk Bang, dan Besuk Kembar.

Reporter Admin
Editor Eries Adlin