News

Buntut Kasus Suap Tambang Ilegal di Kaltim, Istri dan Anak Ismail Bolong Diperiksa Polri!

Oleh: Christy Ayu Saputri Jumat 02 Des 2022, 05:32 WIB
Buntut Kasus Suap Tambang Ilegal di Kaltim, Istri dan Anak Ismail Bolong Diperiksa Polri!

AYOJAKARTA.COM - Kasus suap tambang Ilegal di Kalimantan Timur berbuntut panjang.

Hari ini Bareskrim Mabes Polri berhasil memeriksa anak dan istri Ismail Bolong untuk dimintai keterangan.

Hal tersebut telah terkonfirmasi oleh Direktur Tindak Pidana Tertentu (Dirtipidter) Badan Kriminal Polri Brigjen Pipit Rismanto yang menyebutkan bahwa istri dan anak dari Ismail Bolong telah diperiksa.

Baca Juga: Ferdy Sambo Akhirnya Buka Suara Soal Tambang Ilegal di Kaltim, Sebut Telah Melibatkan Perwira Tinggi!

Keduanya diketahui, telah memenuhi panggilan dari kepolisian untuk pemeriksaan kasus tambang batu bara ilegal yang berada di Kalimantan Timur.

Kasus tersebut menyeret nama Ismail Bolong yang merupakan seorang mantan anggota Polres di Samarinda.

Sementara itu, Ismail Bolong sendiri diketahui justru sudah dua kali mangkir dari panggilan pemeriksaan polisi.

Baca Juga: Ferdy Sambo Ngaku Sudah Laporkan Kasus Tambang Ilegal, Diduga Seret Nama Kabareskrim Agus Andrianto

Dilansir dari Ayojakarta.com dari kanal Youtube Kompas Tv pada Juamt, 2 Desember 2022, Brigjen Pipit Rismanto menanggapi soal pemeriksaan anak dan Istri Ismail Bolong hari ini.

"Ismail Bolong kan mangkir, kita tetap minta keterangan anaknya sebagai direktur utama, istrinya mungkin sebagai saksi karena mungkin dia sebagai pemegang saham juga," kata Pipit.

Di sisi lain, terkait dugaan kasus suap tambang ilegal yang melibatkan sejumlah petinggi Polri, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebutkan bahwa pihaknya saat ini masih memburu Ismail Bolong untuk dilakukan pemeriksaan.

Baca Juga: Setelah Buka Kartu, Ismail Bolong Jadi Buronan Polri Lantaran Kasus Aliran Dana Tambang Ilegal

Sebelumnya, Ismail Bolong sendiri telah membuat geger publik lantaran video pengakuannya yang menyebutkan bahwa dirinya telah menyetorkan sejumlah uang ke petinggi Polri.

Salah satunya ia mengaku telah menyetorkan sejumlah Rp 6 miliar untuk Kabareskrim Komjen Agus Andrianto.

Namun, belakangan Ismail Bolong langsung membuat video klarifikasi yang diunggahnya ke media sosial, bahwasanya dirinya mencabut pernyataan itu dengan mengaku tidak pernah memberikan sejumlah uang ke petinggi Polri.***

Reporter Christy Ayu Saputri
Editor Desi Kris