News

Misteri Perbedaan Kaos Brigadir J yang Ada di CCTV dan Pada Saat Autopsi, Ternyata...

Oleh: Awit Wiarni Rabu 30 Nov 2022, 14:47 WIB
Misteri Perbedaan Kaus Brigadir J yang Ada di CCTV dan Pada Saat Autopsi

AYOJAKARTA.COM - Salah satu saksi kasus pembunuhan Brigadir J atau Yosua mengungkapkan adanya perbedaaan kaus yang dikenakan Yosua pada rekaman CCTV sebelum terbunuh dengan kaos saat autopsi.

Kesaksian ini tentu menjadi sebuah misteri dan menimbulkan tanda tanya kenapa kaus Brigadir J tiba-tiba berubah.

Adalah AKBP Arif Rachman Arifin yang merupakan mantan Wakaden B Biro Paminal Propam Polri, saksi yang menyampaikan tentang perbedaan kaos Brigadir J.

Baca Juga: Pagi Ini Cianjur Kembali Diguncang Gempa Susulan, Getaran Terasa hingga ke Bandung

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube KOMPASTV, saat Arif melihat rekaman CCTV detik-detik sebelum terbunuhnya Yosua, ia terkejut dengan kaos yang dikenakan Yosua.

“Loh setau saya kaosnya merah. Saya lihat di ruang autopsi itu kausnya warna merah,” ucap Arif kebingungan.

Namun lawan bicara Arif pada saat melihat CCTV tersebut meyakinkan kembali bahwa benar yang terekam adalah Yosua menggunakan kaos berwarna putih.

Karena keraguan ini maka Hakim menunjukkan foto jasad Yosua yang tergeletak di lantai rumah Duren Tiga.

Baca Juga: Ferdy Sambo Akhirnya Buka Suara Soal Tambang Ilegal di Kaltim, Sebut Telah Melibatkan Perwira Tinggi!

Di dalam foto tersebut menunjukkan Yosua tewas dengan menggunakan kaos berwarna putih. Maka Hakim pun menanyakan kapan tepatnya Arif melihat kaos Yosua berwarna merah.

“Saudara tadi mengatakan bajunya warna merah. Kapan saudara mengenali saudara Yosua itu bajunya warna merah?” tanya Hakim.

Arif lantas menjelaskan bahwa dirinya melihat kaus tersebut pada saat di ruang autopsi, terdapat tumpukan pakaian Yosua yang diletakkan tidak jauh dari jenazah.

“Saya lihat di tumpukkan, seperti tumpukkan baju di sebelahnya jenazah itu Yang Mulia. Ada celana jeans warna biru dengan kaos merah,” kata Arif menjelaskan.

Baca Juga: Sah! Menaker Resmi Naikkan UMP 2023, Cek Berapa Upah Minimum Provinsimu Disini, Jawa Tengah Paling Kecil

Untuk lebih meyakinkan, Hakim kembali menanyakan kepada Arif bahwa kaus Yosua yang dilihatnya benar-benar berwarna merah.

“Oh ada kaos warna merah, bukan kaos ini ya?” tanya Hakim.

“Bukan,” jawab Arif dengan mantap.

Setelah itu, hakim menunjukkan foto kaos Yosua yang menjadi barang bukti kepada Arif.

“Makanya saudara mengatakan bahwa harusnya itu apa namanya, bajunya warna merah, atau ini merah ini yang saudara maksud?” tanya Hakim.

Baca Juga: Pos Penjagaan Lapas Cianjur Roboh Timpa Rumah Warga, Terdengar Teriakan Histeris, Begini Nasib Warga Binaan!

Arif Rachman pun mengiyakan bahwa foto barang bukti yang ditunjukkan oleh hakim sama dengan kaos yang ia lihat di ruang autopsi.

“Siap seperti begini, tapi dari jauh jadi kurang lebih segini ini meja depan adalah meja autopsi kemudian di meja sebelahnya lagi ada kaos seperti ini,” jelas Arif.

Dari tanya jawab antara Hakim dan Arif diketahui bahwa rekaman CCTV yang Arif lihat merupakan CCTV yang berada di jalan depan rumah Duren Tiga yang menjadi TKP pembunuhan.

“Itu CCTV tadi diambil CCTV dari mana? Di rumah Saguling, Duren Tida atau dari mana?” tanya Hakim.

“Kalau lihat dari sorotannya Yang Mulia, itu seperti dari jalan, dari jalan nyorot ke jalan depan TKP,” jawab Arif.

Baca Juga: Wah! Resmi Naik 6,4 Persen, Akan Jadi Segini Jumlah UMP 2023 Wilayah Banten

Diduga perubahan warna kaos yang dikenakan Yosua dari putih pada CCTV kemudian berubah menjadi merah pada saat autopsi adalah karena kaus putih tersebut sudah dilumuri dengan darah akibat tembakan pada tubuh Yosua.***

Reporter Awit Wiarni
Editor Vincensia Enggar Larasati